Rieke Desak Pemerintah Kirim Nota Protes ke Malaysia

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

Rieke Desak Pemerintah Kirim Nota Protes ke Malaysia

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Rieke Dyah Pitaloka mendesak pemerintah segera menindaklanjuti kasus dugaan pembunuhan disertai penjualan organ tubuh yang menimpa tiga TKI di Malaysia.

 

Sebab hingga kini jenazah ketiga TKI belum diautopsi. "Saya sudah sampai ke rumah korban, sampai saat ini pun belum ada pengusutan lanjutan. Padahal mereka sudah bilang salah tembak tetapi tidak ada follow up. Sampai siang tadi belum dilakukan autopsi," kata Rieke kepada wartawan di DPR, Jakarta, Rabu (25/04/2012).

 

Lebih lanjut Rieke menjelaskan, bukan perkara jual beli organ tubuh saja yang menjadi poin utama dalam kasus ini. Namun penyebab kematian tiga TKI asal Lombok itu juga perlu diteliti.

 

"Persoalannya bukan terjadi penjualan organ tubuh atau tidak. Mereka meninggal dengan cara yang tidak wajar. Pemerintah kita harus mengundang Pemerintah Malaysia. Jadi ini bukan persoalan undang mengundang. Kita mendesak pemerintah untuk mengundang melalui nota," tegas Rieke.

 

Kasus pembunuhan ini mencuat setelah keluarga dari tiga TKI asal Lombok Timur menduga ada indikasi praktik jual-beli organ tubuh karena adanya jahitan pada mata, dada, dan perut korban. Mata dan organ dalam jasad tiga TKI diduga telah diambil secara ilegal.

 

Tiga TKI yang tewas dalam penembakan itu, Mad Noor (28), warga Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, dan Herman (34) serta Abdul Kadir Jaelani (25). Herman dan Jaelani keduanya adalah  paman dan keponakan, warga Dusun Pancor Kopong Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten  Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Motor Listrik Berwujud Sepeda Seharga Rp76 Jutaan