JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno menilai tuduhan adanya transaksi mencurigakan dalam rekening milik salah satu kadernya, Yasti Soepredjo Mokoagow, bernuansa politis. Unsur politis tersebut terkait dengan momentum Pemilu 2014 mendatang.
"Saya melihatnya lebih politis. PAN giliran diobok-obok oleh pihak-pihak yang ingin PAN dan kadernya hancur. Apalagi menjelang 2014," tuturnya saat dihubungi wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/04/2012).
Menurut Teguh, serangan terhadap Yasti sama dengan aksi serupa yang ditujukan kepada kader PAN lainnya, yaitu Wa Ode Nurhayati. Wa Ode dituduh melakukan pencucian uang.
"Setelah Wa Ode, dicari-cari kasus korupsi enggak kuat, maka ditetapkan dengan pasal pencucian uang. Sekarang Yasti juga dikait-kaitkan dengan transaksi mencurigakan," imbuhnya.
Dugaan terhadap Yasti tersebut dirasa tidak masuk akal, mengingat Yasti merupakan pengusaha yang memang tidak jarang melakukan perputaran uang dalam jumlah besar. "Padahal baik Wa Ode dan Yasti keduanya latar belakang pengusaha yang perputaran uangnya tidak kecil," sambungnya.
Untuk menyikapi hal tersebut, ke depan PAN akan memberikan bantuan hukum terhadap Yasti. "Tentu PAN akan memberikan bantuan hukum, advokasi terhadap kadernya sebaik mungkin dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah," pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.