Kuasa Hukum Penyuap Jaksa Sistoyo Sebut KPK Tak Adil

|

Jaksa Sistoyo (Foto: Koran SI)

Kuasa Hukum Penyuap Jaksa Sistoyo Sebut KPK Tak Adil

BANDUNG- Kuasa Hukum penyuap Jaksa Sistoyo, Danu Sebayang, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlaku tidak adil terhadap kliennya.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung kedua terdakwa yakni Edward M Bunjamin dan Anton Bambang Hadyono, masing-masing divonis 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp50 juta.

"Saya kecewa dengan KPK, tidak adil," tukas Danu, usai sidang, Kamis (26/4/2012).

Dia mencontohkan, kasus besar Rosalina Manulang dan Nunun Nurbaeti hanya dituntut 4 tahun. Dibandingkan dengan dua terdaksa tersebut, kata Danu, kasus Edwar dan Anton tidak ada apa-apanya. "Kami ini kasus apa? Ini engga adil," katanya.

Kuasa hukum menyakini Edward dan Anton tidak membawa uang suap saat akan bersidang. Pada 21 November 2011, lanjutnya, Edward dan Anton akan menjalani sidang tuntutan.

Di pengadilan semua perangkat sidang sudah lengkap seperti jaksa, penasihat hukum, panitera, hakim, dan terdakwa.

"Jadi kalau jaksa Eviarti langsung bersidang, tidak ada perkara ini (suap kepada Sistoyo)," katanya.

Menurutnya, jaksa Eviarti (rekannya Jaksa Sistoyo) malah memutuskan untuk menunda sidang.

"Tidak ada alasan Eviarti tunda sidang karena perangkat sidang sudah siap semua, kecuali jika terdakwa sakit atau hakim tidak ada. Itu dikuatkan panitera Simamora yang menyatakan bahwa sidang sudah siap, tuntutan siap dibacakan namun diubah dan tuntutan ditunda," paparnya.

Atas putusan hakim yang memvonis kliennya 2 tahun 6 bulan, kata Danu, pihaknya pikir-pikir untuk melangkah banding.

"Kita pikir-pikir konsultasikan dulu dengan klien untuk menentukan langkah selanjutnya, yang jelas kami kecewa dengan putusan ini," ujarnya.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemudik Natal Mulai Padati KNIA