AS Perkuat Keamanan Menjelang Peringatan Tewasnya Osama

|

Foto : Gedung Putih Amerika Serikat (whitehouse.gov)

AS Perkuat Keamanan Menjelang Peringatan Tewasnya Osama
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memprediksikan adanya ancaman yang akan muncul di negaranya menjelang peringatan satu tahun kematian Osama bin Laden. Namun hingga kini tidak ada ancaman akan serangan balasan dari militan Al Qaeda.

"Saat ini, belum ada informasi akan adanya plot serangan pada peringatan satu tahun tewasnya Osama bin Laden, dari beberapa organisasi militan, seperti halnya Al Qaeda," ujar juru bicara Gedung Putih Jay Carney, seperti dikutip Xinhua, Jumat (27/4/2012).

Penjelasan itu juga diutarakan oleh Biro Federal Intelijen (FBI) dan Departemen Intelijen Dalam Negeri AS. Badan-badan keamanan Negeri Paman Sam menilai, Al Qaeda dan sejumlah organisasi militan lainnya akan melancarkan serangan di AS sebagai bentuk pembalasan dendam. Namun, serangan itu tidak berkaitan dengan peringatan satu tahun kematian Osama.

"Kepolisan Kota New York tetap melakukan persiapan untuk menggelar operasi kontra-terorisme, karena kelompok militan terus menerus mengancam akan muncul dan membunuh warga New York," ujar juru bicara Departemen Kepolisian New York Paul Browne.

Isu kematian Osama bin Laden juga kerap menjadi topik kampanye pilpres AS 2012. Wakil Presiden AS Joe Biden mengatakan, bukti nyata dari prestasi Obama sebagai presiden adalah terbunuhnya Osama lewat operasi militer. Biden pun tak henti-hentinya menyindir rencana kebijakan luar negeri Romney yang cukup konfrontatif.

Menurut Gedung Putih, diskusi mengenai kematian Osama dalam kampanye pilpres AS diperbolehkan karena hal itu akan membantu Presiden Obama untuk meraih masa jabatan keduanya di Gedung Putih.

"Al Qaeda yang dipimpin oleh Osama bin Laden melakukan serangan ke AS dan menewaskan banyak warga AS. Ini adalah bagian dari catatan politik luar negeri mereka, dan juga bagian dari kerja keras kita untuk menjaga keamanan AS," imbuh Carney. (AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mayat Korban Pembunuhan Ditemukan di Lapangan Banteng