Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Napi Narkoba LP Kerobokan Tewas

Rohmat , Jurnalis-Selasa, 01 Mei 2012 |19:13 WIB
Napi Narkoba LP Kerobokan Tewas
Ilustrasi
A
A
A

DENPASAR - I Made Ariyasa (39), narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar (Kerobokan), Bali, menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Selasa (1/5/2012) dinihari.

Ariayasa merupakan korban penusukan sesama napi lainnya pada 19 Februari 2012. Korban saat itu terlibat perkelahian dengan Bashori, Dwi Wijayanto, dan Eko Mardianto.

Namun, penyebab kematian pria bertubuh gempal itu masih simpang siur. Pada Minggu 29 April malam, dia dilarikan ke rumah sakit. Ada yang menduga napi narkoba itu menenggak racun, dan adapula dugaan terkena serangan jantung.

"Sesuai keterangan tim medis RSUP Sanglah, Ariyasa meninggal akibat penyakit jantung," tegas Kalapas Kerobokan, I Gusti Ngurah Wiratna kepada wartawan menjawab spekulasi penyebab kematian napi tersebut.

Selain terindikasi mengalami serangan jantung, kata Wiratna, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus (kencing manis), yang dinilai semakin memperburuk kondisinya.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, terpidana 4 tahun 3 bulan penjara itu sempat ambruk di dalam selnya.  Saat itu, sekira pukul 23.00 Wita, Wiratna tengah kontrol ke dalam lapas mendapat laporan napi di Blok C2 yang mengatakan bahwa Ariyasa mengeluhkan sesak napas.

"Kondisinya terlihat sehat-sehat saja, namun kami tidak mau ambil risiko. Saat itu juga kami panggil paramedis dan langsung dibawa ke rumah sakit," imbuhnya.

Setelah mendapat perawatan di ruang Sanjiwani, kondisi kesehatannya terus menurun, yang ditandai dengan ketidakstabilan detak jantungnya. Sampai akhirnya pukul 01.20 Wita, tim medis menyatakan nyawanya tidak tertolong.

Jasad Ariyasa pukul 06.00 Wita langsung dibawa pulang kampung halamannya di Desa Sangsit Kabupaten Buleleng.

Wiratna juga menepis dugaan tewasnya Ariyasa terkait dengan kasus penusukan yang terjadi beberapa waktu lalu. “Tidak ada kaitannya, waktu itu luka tusuknya mengenai lengannya dan sudah lama sembuh. Dia memang memiliki riwayat penyakit diabetes dan jantung,” pungkasnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement