Bus Terbakar di Sumbar

Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Bus PO Yanti

Rabu, 02 Mei 2012 13:33 wib | Wahyu Sikumbang - Sindo TV

Suasana duka di rumah Ali Imran di Agam (Dok: Sindo TV/Wahyu Sikumbang) Suasana duka di rumah Ali Imran di Agam (Dok: Sindo TV/Wahyu Sikumbang) AGAM - Sebanyak 13 korban tewas bus PO Yanti Group yang terbakar di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, telah dimakamkan oleh keluarga masing-masing.
 
Sebagian besar korban dimakamkan pada Selasa, 1 Mei, malam setelah jenazah diterima pihak keluarga dari RSUD Adnan WD, Payakumbuh.

Tiga dari seluruh korban tewas merupakan satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan seorang anak. Warga tampak memadati rumah duka Ali Imran di Jorong Labuah Panjang, Kenagarian Sungai Janiah, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, sejak pagi tadi.

Menurut Ali, Rabu (2/5/2012), saat kejadian dia bersama istrinya, Yasnimar, Riski (anaknya), serta Dariman (ayahnya), menumpang bus dari Duri, Riau menuju Bukittinggi, Sumbar.

Ali duduk di depan dan berhasil menyelamatkan diri saat asap mulai memenuhi kabin bus. Dia memecahkan kaca jendela bus. Sayang, istri, anak, dan ayahnya tidak bisa keluar dan terperangkap dalam bus yang telah dipenuhi asap.

Dariman (65) dimakamkan di pemakaman keluarga di Jorong Jirek, Sungai Janiah. Ssedangkan istri dan anak Ali dimakamkan berdampingan di Jorong Durian, Kecamatan Kamang Magek.
(Wahyu Sikumbang/Sindo TV/ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »