JAKARTA - Partai Demokrat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap bekerja profesional dalam mengungkap kasus dugaan suap wisma atlet yang menyeret sejumlah politikus partai pendukung pemerintah itu.
Ketua DPP Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika berharap, KPK tidak terjebak pada opini publik yang berkembang terkait kasus-kasus yang diduga melibatkan petinggi Demokrat.
“Tentunya kami meminta KPK tidak mengikuti alur skenario peradilan opini yang dibangun selama ini dengan target orang tertentu. Kalau penegakan hukum yang berbasis tekanan opini dan titipan agenda politik tertentu ya pasti kami akan menjernihkannya,” kata Pasek saat dihubungi wartawan, Jumat (4/5/2012).
Pasek menjelaskan, pihaknya mendukung semua proses hukum yang sedang dilakukan KPK terhadap siapapun, tak terkecuali politikus Demokrat. “(Tapi) penegakan hukum yang berbasis transaksional juga harus dihindari agar kewibawaan KPK bisa terjaga dengan baik," ujarnya.
Politikus asal Bali ini menambahkan, jika memang KPK bertindak tidak wajar dalam menangani sebuah kasus, maka hal itu akan mudah terbaca oleh publik. "Balutan rekayasa atau tidak akan dengan mudah untuk mengetahui penegakan hukum itu by law atau by politics," ujarnya.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.