Diduga Maling Sapi, Seorang Pria Dibakar Hidup-Hidup

|

Maling Sapi Dibakar Hidup-hidup (Dok: Okezone/Abdul Rahem)

Diduga Maling Sapi, Seorang Pria Dibakar Hidup-Hidup

SUMENEP - Seorang pria warga Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura, dibakar hidup-hidup oleh sekelompok massa yang berasal dari berbagai desa, Jumat (4/5/2012). Diduga aksi brutal massa ini, dikarenakan korban merupakan pencuri sekaligus penadah ternak sapi hasil curian.  

Korban yang diketahui bernama, Alwan (40), sebelum dibakar kedua tangan korban diikat, lalu diseret beberapa meter dari rumahnya. Setelah itu, massa kemudian menganiaya dan membakarnya hidup-hidup.

 

Aksi brutal massa berawal ketika salah seorang warga Desa Beringin, Kecamatan Dasuk, kehilangan dua ekor sapi. Warga kemudian berninisiatif melakukan pencarian.

 

Warga akhirnya menemukan dua ekor sapi yang mereka cari dikandang milik Alwan. Massa juga mencurigai tiga ekor sapi lainnya yang ada didalam kandang tersebut adalah hasil curian.

 

"Itu massa yang membakar, ini juga kesalahan polisi tidak bisa meredam. Dari polsek cuma lima anggota, dari polres lambat datang," kata Kepala Desa Dasuk Laok, Zainal.

 

Aksi brutal massa tidak berhenti sampai di situ, mereka juga membakar rumah, Ahmad Nur, warga Desa Mantajun, kecamatan Dasuk, yang diduga ikut dalam komplotan maling ternak sapi.

 

Kapolres Sumenep, AKBP Dirin mengatakan akan melakukan pendalaman terhadap aksi nekat massa tersebut, maupun terhadap kasus pencurian ternak sapi.

 

"Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, baik terhadap orang-orang yang terlibat pembakaran maupun kasus pencurian sapi," tuturnya.

 

Kejadian ini membuat heboh warga setempat, maupun warga desa sekitar Kecamatan Dasuk. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohamad Anwar, Sumenep, untuk dilakukan otopsi, sementara polisi juga mengamankan tiga ekor sapi.(ctr)

(Munir)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tiga Mobil Kecelakaan di Tol Karang Tengah