Hollande Diprediksikan Kalahkan Sarkozy dalam Pilpres

|

Kandidat Presiden Prancis dari Partai Sosialis Francois Hollande (Foto: Telegraph)

Hollande Diprediksikan Kalahkan Sarkozy dalam Pilpres

PARIS - Kandidat Presiden Prancis dari Partai Sosialis, Francois Hollande, diprediksi akan mengalahkan kandidat incumbent Presiden Nicolas Sarkozy dalam pemilu presiden putaran kedua. Kendati demikian, Sarkozy tetap yakin bahwa pihaknya akan meraih kemenangan.

Hollande diprediksikan akan mengalahkan Sarkozy dengan perolehan suara 52 persen suara, sementara itu Sarkozy dikabarkan hanya akan mampu meraih 48 persen suara. Salah seorang tim sukses Sarkozy pun mengakui kecilnya peluang bagi kandidat dari Partai Konservatif itu dalam mengalahkan pesaingnya dalam pilpres putaran kedua.

"Namun, dia (Sarkozy) seperti seorang pelari. Dia tidak akan menilai semuanya telah berakhir sampai dia tiba di akhir yang sebenarnya. Saya rasa dari enam kesempatan yang ada, dia memiliki satu di antaranya," ujar salah seorang tim sukses Sarkozy kepada Reuters yang dikutip China Daily Minggu, (6/5/2012).

Selama berminggu-minggu sejak pemilu putaran pertama digelar, Hollande dilaporkan telah memimpin dengan stabil jajak pendapat. Kepopulerannya itu konon dipengaruhi oleh kampanyenya terkait kenaikan pajak terutama bagi mereka yang berpenghasilan tinggi untuk membiayai pengeluaran serta membatasi defisit publik.

Sementara itu, saat Sarkozy memilih untuk menghabiskan waktu di kediaman pribadinya menjelang pemilu putaran kedua, Hollande dan sang istri justru sibuk menemui pendukungnya di wilayah pedesaan Prancis.

Pemilu Prancis ini juga bertepatan dengan pemilu Yunani, dimana para pemilih diprediksikan tidak akan memilih partai-partai besar yang tengah berkuasa. Mereka menilai partai-partai besar adalah penyebab hadirnya krisis ekonomi yang menyengsarakan kehidupan rakyat.

"Jelas para pemilih semakin muak dengan kebijakan yang gagal," ujar Peraih Nobel Ekonomi Paul Krugman.

Jika Hollande berhasil mengalahkan Sarkozy dalam pemilu presiden kali ini, maka politisi berusia 58 tahun itu akan tercatat sebagai kandidat Presiden Sosialis pertama yang berhasil menduduki kursi kepresidenan dalam 17 tahun terakhir.

Tidak hanya itu, Sarkozy pun akan dikenang sebagai pemimpin Eropa ke-11 yang terpaksa mengakhiri kekuasaannya akibat lunturnya kepercayaan masyarakat terkait dengan krisis ekonomi yang melanda kawasan itu.

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Separuh Tubuh Butet Dimakan Biawak