JAKARTA- Kekerasan terhadap Aktivis kembali terjadi. Kali ini, seorang aktivis Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK), Tantowi Anwari menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh sejumlah anggota Organisasi Masyarakat (Ormas).
Menurut Tantowi, kejadia tersebut terjadi saat ia sedang berada di Gereja HKBP Filadelfia di RT 01/09 Dusun III, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tantowi mengatakan, dia memang terbiasa untuk memantau dan meliput aktivitas di HKBP Filadefia.
“SEJUK memang concern terhadap masalah keberagaman, dan tak hanya di HKBP Filadelfia saja, tapi di Medan kami juga mendampingi. Tujuannya untuk perdamaian,” kata Tantowi saat berbincang dengan Okezone, Senin (7/5/2012).
Diceritakan Tantowi, saat keluar dari Gereja HKBP Filadelfia, pada Minggu 6 Mei 2012, sekira pukul 09.30 dia didatangi oleh dua orang yang diduga sebagai anggota Ormas. “Saya ditanya, ‘Kaos Kamu Bagus’, Apa artinya, tapi saya enggan menjelaskan karena ketika itu situasinya sedang chaos,” kata Tantowi.
Tantowi mengungkapkan, kaos yang dipakainya saat itu bertuliskan, ‘Lawan Tirani Mayoritas.’
Lebih lanjut Tantowi mengatakan, memang ada sejumlah aparat dari Polsek Tambun, Polres Kota Bekasi, dan Satpol PP. Tapi aparat tidak bisa berbuat banyak. “Pendeta saat itu bernegosiasi dengan Pimpinan Satpol PP Bekasi, tapi deadlock. Akhirnya jemaat berdoa sebentar, dan langsung keluar, membubarkan diri,” katanya.
Setelah keluar, dan berjalan beberapa meter, Tantowi langsung dihadang dua orang yang menanyakan perihal kaosnya, saat chaos di depan gereja. “Di depan Klinik Medika sekitar 300 meter, di Kampung Jejalen Jaya, saya diberhentikan dan digiring, satu orang mengempit kepala saya. Di situ saya ditanya soal kaos, dan ditanya ‘kamu siapa’, ‘ngapain di sini’, saya berusaha menjelaskan, tapi mereka tidak bisa menerima,” katanya.
Setelah itu, tiba-tiba belasan orang langsung mengerumuni dan memukuli Tantowi. “Mereka menendang saya, dan berteriak, copot kaosnya, copot kaosnya. Akhirnya saya copot dan anggota Polsek bernama pak Nanang mengevakuasi saya ke Polsek Tambun,” kata Tantowi.
Tantowi mengaku telah melaporkan hal itu, ke Mabes Polri. “Semalam sudah saya laporkan ke Mabes Polri,” pungkasnya.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.