MEDAN - Ratusan orang dari Laskar Merah Putih berunjuk rasa di depan Kantor Konsulat Jendral Malaysia di Medan, Sumatera Utara. Aksi tersebut mengecam tindakan polisi Diraja Malaysia yang menembak mati tiga TKI asal Nusa Tenggara Barat beberapa pekan lalu.
Unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan saat massa berusaha menghancurkan plang konsulat dan menerbos masuk ke dalam kantor yang berada di Jalan Diponegoro Medan itu.
Seorang massa aksi mengatakan penembakan terhadap tiga TKI yang dituding hendak melakukan aksi perampokan tersebut, bisa memicu konflik antara dua negara. Pasalnya, Malaysia kerap bertindak sewenang-wenang terhadap para TKI yang bekerja di negara mereka. Seperti pemerkosaan terhadap TKW yang berujung penyiksaan dan tidak dibayarnya gaji pekerja.
"Malaysia terus menebar konflik, lebih baik putuskan saja hubungan bilateral dengan Malaysia," teriak salah seorang massa aksi, Sabtu (7/5/2012).
Selain meminta pemerintah memutus hubungan bilateral, massa juga mendesak pemerintah Malaysia segera meminta maaf atas kematian tiga TKI itu.
Aksi unjuk rasa sempat kembali memanas, saat massa mengejar mobil milik konsulat Malaysia dan mengancam akan melempari gedung dengan batu. Namun hal tersebut urung terlaksana, setelah perwakilan konsulat menemui massa. Dalam pertemuan itu, mereka berjanji akan menyampaikan aspirasi massa ke negara mereka.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.