Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tim Biztech Binus Raih Juara Dua di Kompetisi Bisnis Internasional

Margaret Puspitarini , Jurnalis-Rabu, 09 Mei 2012 |08:02 WIB
Tim Biztech Binus Raih Juara Dua di Kompetisi Bisnis Internasional
Ilustrasi : Corbis
A
A
A

JAKARTA - Generasi muda Tanah Air kembali mengukir prestasi di kancah Internasional. Kali ini, tiga mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) menjadi juara dua dalam APEX Business-IT Global Case Challenge.

Mereka adalah Rosmiyana dan Mesquita Handayani Prasetyo dari jurusan Sistem Informasi serta Nia Utami Tirdanatan dari program Akuntansi-Sistem Informasi yang berhasil menyumbangkan prestasi bagi Indonesia. Pada kompetisi besutan Singapore Management University (SMU) itu mereka tergabung dalam tim Biztech.

Ini bukan kali pertama Binus mengikuti kompetisi APEX Business-IT Global Case Challenge. Tahun ini merupakan kali ketiga Binus mengirimkan perwakilannya untuk berlaga di ajang tersebut.

Kompetisi ini mengedepankan studi kasus bisnis dalam dunia teknologi informasi. Dalam kompetisi tahun ini, APEX Business-IT Global Case Challenge mengangkat tema Social Media. Yang menjadi sebuah kebanggan tersendiri adalah tim Biztech merupakan satu-satunya wakil Asia dan Indonesia dalam babak Grand Final APEX Business-IT Global Case Challenge 2012.

“Prestasi ini sungguh membanggakan bagi kami, tidak hanya dari School of Information Systems tetapi juga Binus secara keseluruhan. Karena setiap tahunnya dalam mengikuti ajang ini kami selalu mengalami kemajuan hingga akhirnya berhasil menjadi juara dua mewakili Indonesia dan Asia,” ujar Head of School of Information Systems Binus Johan, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (9/5/2012).

Dalam perjalanannya untuk menjadi juara, tim Biztech harus menghadapi tiga babak dan berhadapan dengan 19 tim dari Hongkong, Cina, Thailand, Kanada, Amerika Serikat, Singapura, Indonesia, Hungaria, Denmark, dan Qatar.

Melalui putaran pertama, para peserta diberikan studi kasus dari sebuah perusahaan untuk kemudian dicarikan solusinya. Untuk menyelesaikan studi kasus ini, para peserta dikarantina selama 24 jam dan tidak dapat berkomunikasi dengan pembimbing mereka. Tim Biztech pun berhasil lolos bersama 11 menuju babak semifinal.

Pada babak semifinal, 12 tim dibagi menjadi dua divisi. Dari dua divisi tersebut, empat tim lolos ke Grand Final, yakni Binus, Simon Fraser University (Canada), Kwantlen Polytechnic University (Canada), dan HEC Montreal (Canada). Sementara di babak Grand Final, Kwantlen Polytechnic University (Canada) keluar sebagai juara pertama, disusul tim Biztech Binus, dan Simon Fraser University (Canada) di tempat ketiga.

Salah satu anggota Tim Biztech, Rosmiyana, mengaku mendapat banyak manfaat dengan dari kompetisi tersebut. "Keikutsertaan kami tentunya memberikan pengetahuan dan pengalaman baru terutama dalam bidang bisnis. Nantinya ilmu inilah yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat masuk dalam dunia kerja," ujar Rosmiyana.

Dia menyebutkan, persiapan menghadapi kompetisi yang berlangsung di Singapura pada 29 April-3 Mei lalu meliputi berbagai aspek. "Kami mulai dengan latihan studi kasus dalam Information Systems Case Study Club kemudian dilanjutkan dengan latihan intensif selama tiga hari sebelum keberangkatan,” tuturnya.(mrg)

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement