Guru Honor Swasta Desak Pemerintah Cabut PP No 5 Tahun 2010

Senin, 14 Mei 2012 20:01 wib | Salman Mardira - Okezone

Guru Honor Swasta Desak Pemerintah Cabut PP No 5 Tahun 2010 Ilustrasi BANDA ACEH - Ratusan guru honor dari sekolah swasta di Aceh mendesak Kementeri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2010, karena dinilai diskriminatif.
 
Massa Ikatan Guru Swasta Aceh (IGSA) itu meminta pemerintah mengeluarkan peraturan baru yang sekaligus memberi jaminan kesejahteraan bagi guru honor sekolah swasta. Tuntutan tersebut disampaikan dalam unjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Jalan Daud Beureueh, Banda Aceh.

"Kami menuntut agar DPRA mendesak pemerintah pusat agar mengeluarkan peraturan baru dan mencabut PP nomor 5 tahun 2012," kata Elvinar dalam orasinya, Senin (14/5/2012).

Menurutnya, dalam PP tersebut hanya guru honor di instansi pemerintah yang dilakukan pengangkatan menjadi PNS, sementara pada instansi swasta tak dimasukkan.

Sekretaris IGSA, Cut Amelia, menilai PP tersebut menimbulkan adanya kesenjangan antar sesama guru, meskipun telah menempuh pendidikan yang sama. Setelah dikeluarkannya PP, guru honor yang bekerja di intansi swasta merasa dipandang sebelah mata dan mereka kini membentuk aliansi untuk menentang PP.

"Dulu guru honor sama semua tidak ada swasta tidak ada negeri, sekarang guru honor negeri menjadi anak emas," tutur dia.

Banyak guru honor dari instansi swasta belum mendapatkan jaminan kesehatan, jaminan kerja serta upah layak. Mereka meminta DPRA agar mengalokasikan tunjangan untuk guru honor swasta.

DPRA didesak agar membuat peraturan tentang jaminan kesehatan pada guru honor swasta. Legislatif juga diminta untuk mendesak pemeritah pusat agar memperjelas status Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). (ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »