Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Barongsai Usir Setan di KPK

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Selasa, 15 Mei 2012 |13:27 WIB
Barongsai Usir Setan di KPK
Ilustrasi (Foto: daylife)
A
A
A

JAKARTA - Tak seperti biasanya, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diramaikan dengan suara tabuhan genderang. Tak hanya itu, tabuhan genderang tersebut mengiringi tarian dua singa berwarna merah muda dan emas.
 
Pertunjukan Barongsai tersebut dimaksudkan untuk mengusir setan yang berada di dalam Gedung KPK.
 
"Barongsai, itu simbol membersihkan setan-setan, yang mungkin berada di KPK dan untuk mengusir godaan setan, yang mungkin akan dikirim ke KPK," kata Koordinator Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi Lieus Sungkharisma, di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2012).
 
Lieus menuturkan bahwa dirinya prihatin terhadap wajah penegakan hukum di negeri ini. "Kita prihatin dong, ini pemerintah harus lihat, berani jaksa korup bahkan melanggar hukum dan bersalah,” sambungnya.
 
"Pemerintah harus instropeksi, berarti ada yang salah. Bahwa Deddy Sugarda berani membacok Jaksa Sistoyo di dalam pengadilan. Perilaku itu bukan untuk kepentingan pribadi, namun karena akumulasi kekecewaan terhadap lembaga hukum," imbuhnya.
 
Dia menambahkan bahwa Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi akan menggelar aksi long march dari Bundaran HI hingga ke Bandung untuk menuntut Jaksa Sistoyo dapat ditahan. "Kita akan lakukan dari tanggal 17 Mei hingga 20 Mei 2012," tutupnya.
 
Aksi barongsai di depan Gedung KPK sempat menjadi tontonan para pengguna jalan. Lalu lintas di depan Gedung KPK terlihat tersendat.
 
Seperti yang diketahui bahwa Deddy Sugarda membacok Sistoyo di luar ruang persidangan pada tanggal 29 Februari 2012.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement