Sukses Jadi Anak Baru di Tempat Kerja (2)

|

Image: corbis.com

Sukses Jadi Anak Baru di Tempat Kerja (2)

MEMBERIKAN kesan pertama yang baik pada pekan pertama kerja adalah mengenai menonjolkan kepribadianmu yang baik sebelum kemampuan kerjamu. Kamu perlu memberikan alasan kepada teman sekantor untuk menyukaimu sebagai rekan kerja, dan menyimpan ide-ide brilianmu sejanak. 

Sedikitnya ada 10 hal yang perlu kita lakukan dan tidak lakukan sebagai karyawan baru. Berikut daftar bagian keduanya, seperti disitat dari USA Today College, Selasa (15/5/2012).

1. Tunjukkan ketertarikan pada orang lain. Teman sekantormu lebih dari sekadar yang kamu kenal melalui kariernya. Berhubunganlah dengan orang-orang dari berbagai level organisasi untuk melihat apa minat dan passion mereka. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah melihat ketertarikan bersama dan lebih mudah menciptakan hubungan pertemanan yang tulus. 

2. Identifikasi mentor. Temukanlah orang-orang di level atasmu yang dapat kamu ajak "berteman". Kita tentu tidak mungkin langsung berhubungan baik dengan pemilik perusahaan di hari pertama kerja, kan? Kamu akan lebih sukses berhubungan baik dengan mereka yang berada satu atau dua level di atasmu.

3. Tuliskan semua pertanyaan yang kamu miliki. Pertanyaan-pertanyaan itu sangat berharga. Temukan orang dengan "risiko rendah" yang dapat kamu tanyai dan menjawab berbagai pertanyaanmu. Biasanya orang-orang yang bekerja di tahun kedua atau staf administrasi dapat menjadi sumber informasimu. Kamu bisa juga mengelompokkan pertanyaan-pertanyaan penting untuk ditanyakan kepada bosmu dalam beberapa pekan ke depan.

4. Jangan menjadi anak pintar yang pendiam. Kebanyakan fresh graduate kurang nyaman dalam menarik perhatian bagi diri mereka. Tapi dalam kasus ini, menonjol lebih berharga. Buatlah hal ini menjadi tujuanmu di kantor.

Salah satu trik yang bisa kamu lakukan adalah, dalam pertemuan kelompok, ajukanlah pertanyaan cerdas. Pada pekan pertamamu, kamu tidak tahu pasti bagaimana meningkatkan "nilai jualmu". Tetapi pemikiran dan atau pertanyaan cerdas dalam rapat atau sesi pelatihan akan menunjukkan bahwa kamu menaruh perhatian dan percaya diri.

5. Akhirnya, jangan stres 24/7 (24 jam sehari, tujuh hari seminggu). Bernapas dan yakinlah bahwa kamu dapat melakukan pekerjaanmu dan sukses. Kamu telah melalui proses wawancara kerja yang diampu para profesional, dan mereka memercayaimu untuk suatu pekerjaan.

Ketika kamu berbuat kesalahan untuk pertama kalinya, atau mengalami momen memalukan, ambil napas panjang dan lanjutkan hidupmu.

(rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pembunuh Dua WNI Menderita Gangguan Jiwa Sejak Muda