BANDA ACEH - Partai Aceh mendesak polisi mengusut tuntas kasus penembakan terhadap mobil berlogo partai lokal itu di Paya Rangkuloh, Kecamatan Kuta Blang, Bireun.
Syukri Abdullah (35), salah seorang korban tewas dalam peristiwa itu, tercatat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Aceh wilayah Lhokseumawe dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka.
"Kita berharap polisi bisa bekerja profesional, dapat segera menangkap pelakunya," kata Juru Bicara Partai Aceh, Fachrul Razi kepada Okezone, Rabu (16/5/2012).
Partai Aceh menyesalkan kejadian yang menewaskan dua orang itu. Mereka mengaku kehilangan kader terbaik yang telah bekerja keras untuk membesarkan partai pemenang dan Pemilukada 2012 itu.
"Kami merasa sangat kehilangan. Beliau sangat bagus, loyal terhadap partai, setia kepada perjuangan, fokus terhadap bisnisnya. Dia juga seorang pengusaha, juga fokus mengurus sepakbola," ujarnya.
Fachrul enggan berspekulasi terkait motif di balik kejadian itu, apakah terkait dengan politik atau lainnya. "Saya enggak mau berspekulasi, biar polisi yang menangani. Kami serahkan semua ke polisi," akunya.
Seperti diberitakan, sebuah mobil jenis CRV berlogo Partai Aceh diberontong orang tak dikenal saat melintas di jalan raya Banda Aceh-Medan, kawasan Paya Rangkuloh, Kuta Blang, Bireun pada Selasa malam kemarin sekira pukul 23.55 WIB.
Selain Syukri, kejadian itu juga mengakibatkan Cut Yeti (39) tewas. Cut Yeti bukan kader Partai Aceh, hanya rekan dari Syukri. Seorang lainnya, M Yasir, mengalami luka ringan dan kini menjadi saksi polisi.
Kapolres Bireun AKBP Yuri Karsono mengatakan pihaknya masih mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan dari saksi-saksi. Motif pemberondongan belum diketahui pasti.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.