Pendaftar SNMPTN Tetap Dilayani

Image: corbis.com

Pendaftar SNMPTN Tetap Dilayani
MEDAN – Libur Hari Raya Waisak dan cuti bersama tidak akan menggangu proses pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Sumut. Panitia Lokal SNMPTN Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Universitas Sumatera Utara (USU) memastikan tetap melayani bakal calon mahasiswa secara online.

"Libur panjang selama empat hari tidak akan mengganggu calon mahasiswa untuk melakukan proses pembayaran pendaftaran. Karena pendaftaran melalui bank tetap dapat dilaksanakan melalui ATM, internet banking, dan SMS banking. Sedangkan untuk pendaftaran online melalui internet terus berjalan dan dapat dilaksanakan," ujar Ketua Panitia Lokal SNMPTN Unimed Khairil Ansyari, di Medan, kemarin.

Menurut Khairil, Unimed sudah menyiapkan layanan pendaftaran online gratis yang dipusatkan di Gedung Pascasarjana Unimed. Layanan ini akan tetap dibuka kecuali hari Minggu. "Kami harapkan (calon mahasiswa) segera mendaftarkan diri sejak dini untuk menghindari tumpukan menjelang pendaftaran berakhir. Sebab, pengalaman sebelumnya sering terjadi gangguan jaringan jika terlalu penuh pada suatu waktu," ucapnya.

Hingga Rabu (16/Mei) pukul 13.00 WIB, jumlah pendaftar SNMPTN Unimed sudah mencapai 1.600 orang. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah seiring banyaknya peminat kuliah di kampus ini. "Puncaknya pada 28-30 Mei, karena di situ baru selesai pengumuman dan mau penutupan pendaftaran," pungkasnya.

Sementara itu, Humas USU Bisru Hafi mengatakan, bagi bakal calon mahasiswa yang sudah berada di Medan dan kurang paham terhadap informasi pendaftaran, dapat mengunjung Kantor Panitia Lokal SNMPTN USU di Cikal, Jalan Dr Manshur, Medan. "Di sana petugas kami tetap melayani kebutuhan terkait informasi pendaftaran," jelasnya.

Bisru menilai, sebagian besar siswa di wilayah perkotaan sudah memahami proses pendaftaran SNMPTN. Namun, bagi siswa asal pedesan, sebagian besar masih kurang memahami. Untuk itu, pihaknya meminta siswa lebih proaktif dalam menjemput informasi. "Hingga Selasa (15/5) sudah mencapai 1.810 pendaftar, kalau ditambah hari ini (16/5) kemungkinan sudah mencapai 2.000 orang," ucap Bisru.

Bisru menambahkan, untuk memudahkan proses pemasukan data, para siswa hendaknya memeriksa dengan baik identitas diri maupun program studi yang diinginkan. Sebab, kesalahan pemasukan data akan sulit untuk diperbaharui. (Suharmansyah/lia anggia nasution/koran si) (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    PKB Hormati Jokowi Tak Ingin Menteri Rangkap Jabatan