1,4 Juta Pemilih Fiktif Harus Dibuktikan

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

1,4 Juta Pemilih Fiktif Harus Dibuktikan

JAKARTA - Hasil investigasi Pusat Pergerakan Pemuda Indonesia (P3I) tentang adanya 1,4 juta pemilih fiktif (ghost voters) dari 7.044,991 total Daftar Pemilih Sementara (DPS), harus dibuktikan secara ilmiah.

"Jangan melempar bola liar yang bisa dipolitisasi sesuai kepentingan masing-masing," kata Koordinator Nasionas Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) Yusfitriadi di Warung Daun, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2012).

Menurutnya, dengan adanya isu tersebut, sebagian orang meminta agar Pemilukada DKI diundur. Hal tersebut, kata Yusfitriadi, akan menjadi preseden buruk bagi iklim demokrasi. Sekaligus berimplikasi pada molornya tahapan Pemilukada.

Dia juga meminta Panwas dan KPUD DKI untuk bersikap tegas terhadap institusi pemantau yang tidak mendapatkan sertifikasi dari penyelenggara Pemilu.

"Sehingga jelas prosedur dan sistematikanya dalam penegakan peraturan Pilgub," tutupnya.  

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan Tindak Korupsi