Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buruh Tagih Janji Cak Imin Hapus Outsourcing

Tri Kurniawan , Jurnalis-Kamis, 24 Mei 2012 |00:02 WIB
Buruh Tagih Janji Cak Imin Hapus <i>Outsourcing</i>
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI) menagih janji Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar yang akan menghapus sistem outsourcing.

"Outsourcing harus segera dihapuskan, kami tidak tahu apa yang sudah dilakukan pemerintah terkait janji ini," kata Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea saat memimpin unjuk rasa di depan kantor Kemenakertrans, Jakarta, Rabu (23/5/2012).

Buruh juga mendesak agar Kemenakertrans segera merealisasikan upah berdasarkan Kriteria Hidup Layak (KHL). Diakuinya, upah minimum regional (UMR) naik pada awal tahun 2012 ini, namun kenaikan yang terjadi juga tidak mendorong kesejahteraan buruh lebih baik.

"Pekerja Indonesia saat ini upahnya sangat tidak manusiawi, maka perlu diterapkan upah KHL," tegasnya.

Realitas yang ada saat ini, buruh tetap pontang-panting membiayai hidup mereka. Masa mengancam akan mengepung kantor Kemenakertrans, jika pemerintah tidak melaksanakan dua tuntutan tersebut. Menurut Andi, demo 100 ribu buruh pada 1 Mei lalu merupakan peringatan bagi pemerintah untuk serius memikirkan nasib buruh.

"Jangan kira kita tidak bisa kerahkan 300 ribu orang. Pemerintah harus tegas dan bijaksana dalam mengambil keputusan," ungkapnya.

Siang tadi, ratusan buruh KSPSI berunjuk rasa di depan kantor Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mereka menilai, pemerintah tidak menepati janji menghapus outsourcing.

"Kita ingin bertemu Pak Muhaimin (Menakertrans) untuk menyampaikan aspirasi kami tolong hapus outsourcing," kata salah satu pria yang berorasi dengan menggunakan pengeras suara.

Menurutnya, Muhaimin Iskandar bertanggungjawab dunia akhirat jika terus berdiam diri. Padahal, kesejahteraan buruh masih terbengkalai. Buruh juga kesal ketika mendapat jawaban dari staf kementerian jika Muhaimin tidak berada di kantornya. "Masa ketemu sama kita saja takut," sergahnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement