Video porno anggota DPR asli

|

Ilustrasi Foto Dok : Ist

Video porno anggota DPR asli

Sindonews.com - Setelah melakukan pengusutan dan analisa bersama tim ahli informatika, Badan Kehormatan (BK) DPR menegaskan video porno anggota DPR yang sempat beredar di khalayak luas itu asli bukan rekayasa.

"Setelah dianalisa BK menyatakan video itu asli. Artinya video itu tidak ada rekayasa, mukanya sampai bagian bawah betul-betul bukan penggalan atau editan," tutur Ketua Badan Kehormatan (BK) M Prakosa di DPR, Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Namun Prakosa belum bisa memastikan seratus persen pelaku video porno tersebut anggota DPR dari Fraksi PDIP Karolin Margret Natasa.

Seperti diketahui, video porno mirip anggota Komisi IX tersebut menjadi tanggung jawab Badan Kehormatan (BK) DPR untuk menelusuri kebenaran kabar tersebut. "Meskipun tidak ada laporan, BK pasti menelusuri karena sudah meresahkan masyarakat," ujar Prakosa saat dihubungi Sindonews, 28 April 2012 lalu.

Selain BK DPR, kepolisian juga sudah berkomitmen untuk mengungkap kasus ini. Markas Besar Polri akan menelusuri pihak pertama kali mengunggah video mesum yang diduga anggota DPR itu ke dunia maya. Termasuk jika pelakunya adalah pemeran dalam video itu sendiri.

 

“Kalau di Undang-undang ITE itu kalau untuk kepentingan pribadi tidak. Yang dipidana yang menyebarluaskan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 26 April 2012. (wbs)

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Politik

      SBY & Anas perlu sering tampil bersama

      Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang selama ini diisukan berkonflik perlu lebih sering muncul bersama di hadapan para kader.

    • Politik

      ICW desak Panwaslu selidiki dana kampanye cagub

      Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta segera menindaklanjuti laporan indikasi pelanggaran dana kampanye oleh pasangan calon gubernur (cagub).

    • Politik

      Anggito janji perbaiki keuangan haji

      Anggito Abimanyu berjanji akan memperbaiki pengelolaan keuangan haji dengan memastikan jemaah mendapatkan manfaat langsung dari setiap dana yang dibayarkannya.

    • Politik

      Daftar haji online hapus sistem pesan kursi

      Direktorat Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan pendaftaran jemaah haji. Sistem keuangan jamaah haji di Kemenag saat ini dikenal korup, karena rawan jual beli bangku.

    • Politik

      DPR mulai bagikan Alquran

      Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah bisa mendistribusikan Alquran yang diberikan Kementerian Agama (Kemenag) ke dapilnya masing-masing. Seluruh biaya pendistribusian, ditanggung anggota masing-masing.

    • Politik

      Demokrat belum temukan pengganti SBY

      Partai Demokrat sengaja tidak ingin berbicara jauh-jauh hari soal siapa calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

    • Politik

      Marzuki minta KPK bersihkan DPR

      "Saya dorong KPK untuk buka semua kasus korupsi di DPR, yang bersalah biar ditangkap. Kita dukung supaya yang maling duit negara segera diproses, dituntut, dimasukkan penjara," kata Marzuki Alie.

    • Politik

      KPK jangan ributkan gedung baru lagi

      "Nanti kan pembahasan APBN 2013 pasti KPK akan membahas gedung baru lagi. Jadi, sebaiknya KPK tidak pusing lagi memikirkan bintang di alokasi anggaran itu," kata Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika.

    • Politik

      Bank Mutiara belum laksanakan putusan MA

      Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan gugatan nasabah Bank Century dan mewajibkan PT Bank Mutiara Tbk dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
      membayarkan dana untuk 27 nasabah dengan nilai sebesar Rp35,437 miliar.

    • Politik

      Ruhut harus taati aturan partai

      Ruhut Sitompul diminta untuk menaati aturan yang ada dalam konstitusi Partai Demokrat, dan tidak mengeluarkan pernyataan yang mengarah pada sikap partai.

    Baca Juga

    Titin Tetap Mengingat Anaknya meski Hatinya Terluka