Kisruh Keraton Surakarta, Turis Dilarang Masuk

|

PB XIII Hangabehi tertahan di gerbang utama Keraton Solo (foto: Bramantyo/ Okezone)

Kisruh Keraton Surakarta, Turis Dilarang Masuk

SOLO - Sejumlah turis asing tidak diperkenankan masuk ke area Keraton Surakarta, Kota Solo, Jawa Tengah, saat dua raja kesultanan tertahan di gerbang utama keraton, Kamis (24/5/2012).

Berdasarkan pantauan, sejumlah petugas Kepolisian dan abdi dalam keraton berusaha menjelaskan ke para turis bahwa akses ke dalam keraton tidak bisa dilalui. Setelah diberi penjelasan, turis asing tersebut berlalu meninggalkan keraton.

Seperti diberitakan, PB XIII Sihunun Hangabehi dan Sinuhun Tedjowulan dilarang masuk ke dalam keraton oleh dewan adat. Keduanya bersama puluhan pendukung, tertahan di pintu gerbang utama Keraton Surakarta. Tidak hanya itu, seluruh pintu masuk juga dikunci sehingga tidak ada cela untuk keduanya masuk ke dalam.

Setelah dilarang masuk, dua raja bersama istri masing-masing meninggalkan keraton dengan menggunakan mobil pajero merah bernomor polisi AD 7220 AH. Mereka mengarah ke puri peristirahatan raja yang berada di sebelah barat keraton.

Kekisruhan Keraton Solo bermula, saat dua raja yang sempat bertikai sepakat melakukan rekonsiliasi (perdamaian) pada beberapa waktu lalu, namun langkah tersebut ditentang oleh dewan adat yang dipimpin Kanjeng Gusti Pangerang Haryo (KGPH) Satrio. Alasannya, langkah perdamaian melanggar kesepakatan antara dewan adat dengan Wali Kota Solo.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Honda Perkenalkan Motor Trail Terbaru CRF230F