Over Populasi, Satwa di KBS Surabaya Capai 4.000

Kebon Binatang Surabaya (Foto: dok UNY)

Over Populasi, Satwa di KBS Surabaya Capai 4.000
SURABAYA- Ketua Tim Pengelola Sementara (TPS) Kebun Binatang Surabaya hadi Prasetyo mengusulkan agar pembuatan lahan konservasi harus segera dilakukan.

"Saat ini tercatat satwa di KBS sudah over populasi yang mencapai 4.000 satwa, sehingga diperlukan segera lahan konservasi lain. Kalau bisa ya di seluruh Indonesia," kata Ketua Tim Pengelola Sementara (TPS) Hadi Prasetyo, Jumat (25/5/2012).

Dia menjelaskan, sejumlah satwa di KBS yang mengalami Over Populasi adalah Komodo, Burung Pelikan, Kambing Gunung dan Harimau.

Dia mencotohkan, saat ini Jumlah Komodo di KBS tidak sesuai dengan luas kandang. Komodo kecil berusia satu tahun membutuhkan ruang gerak seluas 6 meter persegi dan Komodo Dewasa membutuhkan ruang gerak seluas 20 meter persegi.

"Dan kalau sama-sama komodo jantan dewasa akan berduel ketika rebutan betina, jika lahan tidak memungkinkan pasti salah satu Komodo akan cidera," jelasnya.

Kemudian binatang yang over populasi adalah Harimau. Saat ini KBS memiliki 20 ekor Harimau, kondisinya binatang itu ditempatkan dalam kandang seluas 2 x 3 meter. Tentunya dengan kondisi itu sangat buruk untuk satwa Harimau.

Menurut pria yang juga Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jatim itu konsep KBS adalah eksibisi, artinya sejumlah satwa di KBS hanya bersifat mewakili satwa-satwa yang ada saja.

"Pokoknya merata lah, cukup 2-3 ekor saja tapi semua satwa ada di KBS, sementara sisanya bisa ditaruh di lahan konservasi atau dilepas ke habitat aslinya," katanya.

Dia juga meminta kepada sejumlah lembaga yang memiliki taman satwa untuk melakukan konservasi seusai dengan syarat dan ketentuan standard lahan konservasi. "Nanti kita kasih satwanya asal mendapat izin dari Kementrian Kehutanan," tukasnya. (kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Dibawa Kabur Pacar, Siswi SMA Disiksa & Disetubuhi