Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pakai Tiket KRL Bekas, Pegawai Bank Ditangkap

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Senin, 28 Mei 2012 |16:45 WIB
Pakai Tiket KRL Bekas, Pegawai Bank Ditangkap
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

DEPOK - Petugas Stasiun Depok Baru menangkap Yohan Budiono (25), yang mengaku teller Bank BNI di Jakarta. Dia ditangkap karena memakai tiket Kereta Rel Listrik (KRL) yang sudah kedaluarsa.
 
"Dia ketahuan memberikan tiket kedaluarsa dengan alasan tergesa-gesa di pintu utama," kata Kepala Keamanan Stasiun Depok Baru, Yuki Ridwan, Senin (28/05/12).
 
Warga Perumahan Jatijajar, Cimanggis, Depok itu sempat mengelak memakai tiket bekas. Malah dia menuduh petugas loket sengaja memberikan dia tiket bekas. "Ia ngotot dan marah-marah sampai ramai tadi," kata Yuki.
 
Menurut Yuki, petugas keamanan sempat tertipu oleh ulah Yohan. Setelah diancam
akan dilaporakan ke polisi, Yohan mengakui perbuatannya. Malah ia mengaku sering ke
Jakarta tanpa tiket. "Ia langsung mengakuinya setelah kami ancam diproses hukum," kata Yuki.
 
Saat kejadian, Yohan tak sendiri. Ia bersama seorang perempuan, rekan kerjanya di bank swasta itu. Yohan hanya membeli satu tiket untuk temannya, sementara dia menggunakan tiket kedaluarsa. "Caranya, dia mengganti waktunya dengan menggunakan pensil," Yuki menjelaskan.
 
Akhirnya, Yohan diminta membuat surat pernyataan minta maaf. Dia juga didenda membeli 100 tiket KRL seharga Rp 6.000 per tiket. "Pembelian tiket ini diberlakukan untuk memberikan efek jera," katanya.
 
PT KAI beberapa kali menangkap pengguna tiket kedaluarsa. Pelaku lain, Lydia Muhtar dibekuk petugas pada Jumat 18 Mei 2012. Tiga hari sebelum Lydia, petugas menangkap dua pelaku pemalsuan, yakni Suhari dan Hendrosini. Suhari didenda Rp2,4 juta karena memiliki 4 tiket, sementara Hendrosini Rp 600 ribu karena hanya memiliki satu tiket kedaluarsa.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement