Polisi Dalami Motif Pembacokan Dua Anggota Banser

|

Ilustrasi

Polisi Dalami Motif Pembacokan Dua Anggota Banser

SURABAYA - Jajaran Polres Tulungagung masih mendalami kasus pembacokan terhadap dua anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser).

 

Kasubdit Penmas Polda Jawa Timur, AKBP Suhartoyo, mengungkapkan saat ini sudah dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari enam orang yang diperiksa, dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini Polres Tulungagung masih melakukan penyidikan,” kata Suhartoyo, kepada Okezone, Rabu (30/5/2012).

Sayangnya, Suhartoyo enggan menjelaskan lebih jauh terkait perkembangan penyidikan. “Masih penyidikan, tentunya tidak etis jika diungkapkan. Untuk motifnya masih kami dalami,” ujarnya.

Seperti diberitakan, penyerangan terjadi pada Minggu 27 Mei sore di Kantor Ranting NU, Desa Wonokromo, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Dua anggota Banser yang disabet parang adalah Brilian Kusuma Adi (18) dan Mohammad Rizal Saputra (15). Adi menderita luka bacok pada punggung. Pemuda asal Desa/Kecamatan Kauman itu mendapat tujuh jahitan, sedangkan Rizal mengalami luka di bokong dan mendapat sembilan jahitan.

(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kejagung Sita Aset Udar Pristono