Lusa, pasokan LPG 3 kg Jabar dijamin aman

|

Ilustrasi

Lusa, pasokan LPG 3 kg Jabar dijamin aman

Sindonews.com - Sales Area Manager Bandung (Bandun Raya, Garut, Sumedang, Cianjur, Purwakarta) PT Pertamina (Persero) Dwi Manoveri menegaskan, Pertamina area Bandung menjamin kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) akan teratasi dalam dua hari kedepan.

Menurut dia, sejak satu minggu lalu, Pertamina telah menyalurkan 400 ribu tabung LPG untuk program extra dropping. Angka ini tiga kali lipat melebihi kuota harian di Bandung Raya sebesar 180 ribu unit per hari.   

"Suplai extra dropping rata-rata 80 ribu tabung per hari. Kita akan terus suplai kepada masyarakat, sampai tidak ada kelangkaan," kata Dwi Manoveri di kawasan SPBE Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (31/5/2012).

Upaya tersebut diharapkan mengatasi kelangkaan gas. Dia optimis, sampai akhir pekan ini LPG kembali normal.  Menurut dia, suplai tambahan itu didistribusikan di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Pertamina menyiapkan 15 truk pengangkut LPG untuk extra dropping. Truk tersebut akan mendistribusikan gas ke daerah yang mengalami kelangkaan. Masyarakat bisa membeli gas ke truk tersebut. 

Keputusan Pertamina melakukan dropping LPG di luar kuota, dilakukan setelah masyarakat mengeluhkan kelangkaan LPG 3 kg. Pertamina berani mengambil risiko, asalkan pasokan gas ke masyarakat tidak tersendat. Beberapa keluhan kelangkaan diantaranya terjadi di Majalaya, Padalarang, Cimahi, Arcamanik, Bandung Kulon, Cijerah, Antapani, Ciwedey, Banjaran, dan lainnya.

Pertamina juga membuka sms center dengan nomor 081214749703. Masyarakat yang mengalami kelangkaan LPG di suatu daerah, bisa sms dan akan segera ditindaklanjuti. "Kami minta peran serta pemerintah. Kalau ada kelangkaan, sms ke nomor kami," timpal dia.

Selain masyarakat, pemerintah kabupaten/kota juga bisa mengajukan tambahan kuota LPG, apabila ada kelangkaan di daerahnya. Pertamina, juga meminta pemkab atau pemkot segera menerbitkan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg di daerahnya. Bandung termasuk kawasan yang belum memiliki HET. Padahal, HET berfungsi mengatur harga eceran LPG di masyarakat.

Ketika disinggung kuota LPG 3 kg untuk menjamin tidak adanya kelangkaan LPG pada Juni ini, Dwi mengakui, Pertamina akan menggunakan standar kuota bulan April sebesar 205 ribu tabung per hari dan akan sangat mencukupi.

Ketua Hiswana Migas Bandung Indra Hutabarat mengakui, sejak beberapa minggu lalu pasokan LPG berkurang. Namun, upaya extra dropping diharapkan segera menyelesaikan masalah kelangkaan gas di masyarakat.

Indra berharap, extra dropping akan mengatasi kelangkaan dan tingginya harga gas. "Harga eceran dari agen masih sama, yaitu Rp12.750 per tabung. Tapi kenapa harga di masyarakat jadi lebih tinggi. Ini yang mesti segera diatasi," kata dia singkat. (bro)

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • UMKM

      LPG 3 kg di Salatiga tembus Rp15.000/tabung

      Harga gas LPG ukuran 3 kilogram (kg) ditingkat pengecer di daerah Sidoerejo, Salatiga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini harga gas LPG tabung melon tersebut menembus Rp15 ribu per tabung.

    • UMKM

      Kuartal III, inflasi Jabar diperkirakan 1,5-2%

      Angka inflasi Jawa Barat (Jabar) pada bulan Juli, Agustus, dan September diperkirakan akan mencapai 1,5-2 persen. Peningkatan inflasi disebabkan terbitnya sejumlah kebijakan pemerintah serta kondisi ekonomi global.
       

    • UMKM

      Awasi ekspor-impor, maritim RI harus diperkuat

      Sering digunakannya perairan Indonesia sebagai jalur perdagangan ekspor-impor, mengharuskan Indonesia memperkuat kekuatan maritimnya.

    • UMKM

      Semester I/2012, Bulog raup untung Rp111 M

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog, mencatat keuntungan pada semester I/2012 sebesar Rp111 miliar. Pencapaian tersebut lebih disebabkan setelah adanya rekonsiliasi dari Public Service Obligation (PSO).

    • UMKM

      Awasi ekspor-impor, maritim RI harus diperkuat

      "Kalau Indonesia ingin kuat menjaga martabat sebagai bangsa yang kuat, berarti Indonesia harus kuat di bidang maritim maupun pertanian," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X.

    • UMKM

      Raskin ke-13 siap meluncur jelang Ramadan

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog siap salurkan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) ke-13. Penyaluran itu akan dilakukan menunggu keputusan pemerintah. Kemungkinan, raskin tersebut akan disalurkan menjelang bulan Ramadan

    • UMKM

      Kulon Progo siapkan kota Satelit

      Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta menyiapkan tiga kecamatan sebagai kota satelit. Kota satelit disiapkan untuk merespon kebutuhan hunian terkait adanya megaproyek yang akan dibangun di daerah ini.

    • UMKM

      Stok beras aman hingga maret 2013

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan pasokan beras aman sampai dengan sembilan bulan kedepan (Maret 2013). Pasalnya, terhitung sampai dengan saat ini Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia di Bulog mencapai 468.000 ton.

    • UMKM

      Indeks kepercayaan konsumen RI kian melejit

      Tingkat kepercayaan konsumen Indonesia terus meningkat seiring dengan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) naik sebesar 1,2 persen menjadi 92,4 dari sebelumnya 91,3.

    • UMKM

      Ramadan & Lebaran, Bulog jamin harga beras stabil

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan harga beras pada bulan Ramadan dan Lebaran akan bergerak stabil. Pasalnya, dilihat dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia di Bulog adalah sebesar 468 ribu ton.

    Baca Juga

    Pengamat: SBY Harus Beri Kesempatan Kader Muda