Seorang Polisi Tewas, Ditangan Narapidana

|

Seorang Polisi Tewas, Ditangan Narapidana

ASAHAN - Seorang polisi di Asahan, Sumatra Utara, tewas ditembak dengan menggunakan senjata apinya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi saat berusaha menangkap dua orang narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku, Senin, (4/6/2012).

 

Briptu Wahidin Zahri, (28), yang bertugas di Satuan Sabhara Polres Asahan, tewas, setelah sebuah timah panas dari senjata apinya menembus ulu hati.

Kejadian ini bermula ketika Briptu Wahidin Zahri tengah melakukan pengawalan para tahanan dari Pengadilan Negeri (PN) Kisaran menuju Lapas Labuhan Ruku. Setiba di Lapas, dua orang tahanan, yakni Antoni alias Anton, dan Ali Syaputra, narapidana kasus perampokan dan pemerkosaan, mencoba melarikan diri.

Wahidin bersama pegawai Lapas mencoba melakukan pengejaran kedua narapidana yang kabur menuju perkebunan sawit disamping Lapas, sambil melepaskan tembakan peringatan. Nahas bagi Wahidin, ia tersandung lalu terjatuh ke tanah. Melihat hal tersebut, pelaku kemudian merampas senjata milikinya dirampas dan menembak Wahidin sebanyak lima kali.

 

Rekan-rekan Wahidin pun berusha membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kisaran, Sumatera Utara, namun salah satu tembakan yang mengenai hulu hati membuatnya tewas di tempat.

Akhirnya jenazah Wahidin di bawa ke rumah sakit guna dilakukan visum, untuk selanjutnya di bawa ke rumah duka.

Sementara itu kedua pelaku, sudah berhasil ditangkap jajaran Polres Asahan dan kini diamankan di Lapas Labuhan Ruku. (ctr)

(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Keracunan