Sho Yano, 21 Tahun Jadi Dokter

Sho Yano menjadi dokter dalam usia 21 tahun (shavarross.com)

Sho Yano, 21 Tahun Jadi Dokter
CHICAGO - Cowok ini mulai kuliah pada usia sembilan tahun. Tiga tahun kemudian, dia memulai pendidikannya di sekolah kedokteran. Dalam usianya ke-21, dia pun akan menjadi dokter termuda di University of Chicago, Amerika Serikat (AS). 

Sho Yano bisa membaca pada usia dua tahun, menulis pada tiga tahun, dan membuat musik di usianya yang kelima. Minggu ini, Yano akan lulus dari Pritzker School of Medicine, tempat dia juga mengantongi gelar PhD (doktor) dalam bidang genetik molekular dan bilogi sel. Gelar ini diperolehnya dalam usia 21 tahun.

"Saya tidak pernah mengerti, mengapa menantang diri sendiri dianggap membahayakan ketimbang menjadi sangat bosan?" kata Yano, seperti dilansir Huffington Post, Kamis (7/6/2012).

University of Chicago menerima Yano pada 2003. Salah satu petugas penerima mahasiswa, Dr. Joel Scwab, mengenang momennya mewawancarai Yano yang ketika itu berusia 11 tahun.

"Saya ingat, bocah 11 tahun yang sopan itu datang mengenakan jas kecil. Tetapi saya tahu, dia bukan tipe anak yang akan diantar ibunya ke lapangan softball, dia akan menjadi dokter," kata Scwab.

Kampus pun membuat akomodasi khusus karena umur Yano yang masih sangat muda. Tidak seperti kebanyakan mahasiswa yang menempuh studi doktoral mereka pada tahun kedua sekolah kedokteran, Yano memulainya setelah dia menyelesaikan tahun pertama. Dengan pola ini, Yano berusia 18 tahun ketika dia memulai studi kedokterannya, dan termasuk berinteraksi dengan dan memeriksa pasien.

Pianis yang juga memegang sabuk hitam ta kwon do ini berharap, kelulusannya akan "membungkam" mereka yang mempertanyakan bakat dan kecerdasannya ketika dia masuk sekolah kedokteran. Dia kini sedang mempersiapkan diri dalam program residen (magang) pada departemen neurologi anak. Bidang ini menarik minatnya ketika dia praktik di Rumah Sakit Anak LaRabida

"Saya tidak hanya suka merawat anak kecil, tapi juga mengagumi bagaimana tim di sana bekerjasama," ujarnya.

Kejeniusan nampaknya memang mengalir dalam darah keluarga Yano. Saudara satu-satunya, Sayuri, juga merupakan anak emas dan orang kepercayaan Yano. Sayuri menerima gelar sarjana biologi dari Roozevelt University pada 2010. Gadis berusia 15 tahun itu kini sedang mengejar gelar sarjana keduanya dalam bidang kinerja biola di University of Baltimore.

Yano telah menjadi mahasiswa selama 12 tahun. Tetapi baru beberapa tahun ini saja penampilannya memang seperti mahasiswa, dan terlihat berbaur dengan mahasiswa lainnya di gerai kopi sekitar kampus.

Masa remaja yang dihabiskannya di perguruan tinggi telah berlalu. Kini Yano menatap masa depannya setelah upacara kelulusan di University of Chicago Sabtu, 9 Juni mendatang. "Saya menjalani mimpi saya," kata Yano.

Di Indonesia, gelar dokter termuda dipegang oleh Riana Helmi. Alumnus Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) itu lulus pada usia 17 tahun sembilan bulan, dan meraih gelar dokter pada usia 19 tahun sembilan bulan. (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Singkirkan Kayu, Kakek Harso Ditahan