Suu Kyi: Kunjungan ke Thailand Tak Lukai Myanmar

|

Aung San Suu Skyi (Foto: AFP)

Suu Kyi: Kunjungan ke Thailand Tak Lukai Myanmar

YANGON - Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi mengatakan, perjalanannya ke Thailand baru-baru ini, tidak menimbulkan rasa tidak puas dari Pemerintah Myanmar. Sebelumnya tersiar kabar, kunjungan Suu Kyi itu membuat kesal pemerintah.

Kedatangan Suu Kyi ke Thailand memang banyak disorot oleh dunia internasional, karena hal itu adalah perjalanan ke luar Myanmar pertama kali Suu Kyi dalam waktu 24 tahun terakhir. Pada kesempatan itu, Suu Kyi sempat bertemu dengan pengungsi dan pekerja migran asal Myanmar. Dirinya pun hadir dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Bangkok.

Presiden Myanmar Thein Sein ternyata sudah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan resmi ke Thailand pada waktu yang sama serta untuk menghadiri Forum WEF. Tetapi Presiden Thein akhirnya membatalkan perjalanan tersebut.

Pejabat Myanmar mengatakan, Presiden Thein tengah sibuk mengurusi kondisi dalam negeri. Namun beredar kabar bahwa Presiden Thein kesal karena merasa dilangkahi oleh Suu Kyi.

"Saya pikir, saya tidak melakukan tindakan yang membuat siapapun di Myanmar tidak merasa senang. Yang saya lakukan hanyalah bertemu dengan pekerja migran dan bertemu dengan para pejabat Thailand yang bertanggungjawab terhadap pekerja itu," jelas Suu Kyi, seperti dikutip Associated Press, Kamis (7/6/2012).

Suu Kyi juga menganggap kunjungannya ke kamp penampungan di dekat perbatasan Myanmar dan Thailand, adalah sebuah tugas. Saat itu kunjungannya berbuah diskusi membangun dengan para tahanan.

"Saya kira berpikir aktivitas di sana dapat menimbukan efek langsung terhadap rakyat Myanmar," imbuhnya.

Kerja sama Suu Kyi dengan Thein Sein amat krusial untuk memenangkan dukungan di Myanmar dan dunia internasional, khususnya mengenai proses reformasi. Berulangkali Suu Kyi menyatakan dukungan dan kepercayaannya terhadap ketulusan Thein Sein dalam upaya melakukan perubahan politik dan sosial.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    JK Tak Setuju KPK Langsung Dirikan Tiga Cabang