LPG 3 kg masih langka & mahal

|

Ilustrasi

LPG 3 kg masih langka & mahal

Sindonews.com - Kelangkaan gas LPG 3 kg masih dirasakan beberapa warga Bandung. Salah satunya Ramdhani (30), pengusaha LPG 3 kg eceran.

"Kurang lebih sebulan ini susah pesan gas ke agen. Kalau pesan 20 yang datang paling tiga atau paling banyak lima tabung," tutur Ramdhani, pengecer gas di Jalan Rajawali, Bandung, Jumat (8/6/2012).

Dia menuturkan, sejak mulai kelangkaan LPG 3 kg, banyak konsumen yang menitipkan uang untuk membeli LPG 3 kg. Dalam sehari, orang yang nitip uang untuk beli LPG 3 kg mencapai 10 orang.

"Pas langka makin banyak yang nitip beli gas, tetangga yang pesan banyak, sampai yang biasanya tidak beli ke saya, sekarang nitip," ungkapnya.

Ramdhani biasa membeli gas dari agen Rp15.500, dan dijual Rp17.500. Harga tersebut sudah dinaikkan mengingat barang yang masih langka. "Normalnya Rp12.500 sampai Rp13.500," sebutnya.

Warga lainnya, Endang (40), penjual cuanki yang mengontrak di Balubur, Bandung, menyebutkan saat ini LPG 3 kg sudah mulai cukup mudah didapat. Namun harganya masih mahal. "Dua hari ini mulai gampang, tinggal harganya yang beda-beda," kata Endang.

Bapak lima anak ini menyebutkan, harga gas antara Rp14.000, Rp15.000, hingga Rp16.000. Menurutnya, gas paling susah dicari sejak seminggu lalu. "Sekarang mulai mudah, tapi tidak tahu di tempat lain," kata pria yang sudah 13 tahun jualan cuanki. (bro)

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    • UMKM

      LPG 3 kg di Salatiga tembus Rp15.000/tabung

      Harga gas LPG ukuran 3 kilogram (kg) ditingkat pengecer di daerah Sidoerejo, Salatiga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini harga gas LPG tabung melon tersebut menembus Rp15 ribu per tabung.

    • UMKM

      Kuartal III, inflasi Jabar diperkirakan 1,5-2%

      Angka inflasi Jawa Barat (Jabar) pada bulan Juli, Agustus, dan September diperkirakan akan mencapai 1,5-2 persen. Peningkatan inflasi disebabkan terbitnya sejumlah kebijakan pemerintah serta kondisi ekonomi global.
       

    • UMKM

      Awasi ekspor-impor, maritim RI harus diperkuat

      Sering digunakannya perairan Indonesia sebagai jalur perdagangan ekspor-impor, mengharuskan Indonesia memperkuat kekuatan maritimnya.

    • UMKM

      Semester I/2012, Bulog raup untung Rp111 M

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog, mencatat keuntungan pada semester I/2012 sebesar Rp111 miliar. Pencapaian tersebut lebih disebabkan setelah adanya rekonsiliasi dari Public Service Obligation (PSO).

    • UMKM

      Awasi ekspor-impor, maritim RI harus diperkuat

      "Kalau Indonesia ingin kuat menjaga martabat sebagai bangsa yang kuat, berarti Indonesia harus kuat di bidang maritim maupun pertanian," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X.

    • UMKM

      Raskin ke-13 siap meluncur jelang Ramadan

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog siap salurkan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) ke-13. Penyaluran itu akan dilakukan menunggu keputusan pemerintah. Kemungkinan, raskin tersebut akan disalurkan menjelang bulan Ramadan

    • UMKM

      Kulon Progo siapkan kota Satelit

      Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta menyiapkan tiga kecamatan sebagai kota satelit. Kota satelit disiapkan untuk merespon kebutuhan hunian terkait adanya megaproyek yang akan dibangun di daerah ini.

    • UMKM

      Stok beras aman hingga maret 2013

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan pasokan beras aman sampai dengan sembilan bulan kedepan (Maret 2013). Pasalnya, terhitung sampai dengan saat ini Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia di Bulog mencapai 468.000 ton.

    • UMKM

      Indeks kepercayaan konsumen RI kian melejit

      Tingkat kepercayaan konsumen Indonesia terus meningkat seiring dengan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) naik sebesar 1,2 persen menjadi 92,4 dari sebelumnya 91,3.

    • UMKM

      Ramadan & Lebaran, Bulog jamin harga beras stabil

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan harga beras pada bulan Ramadan dan Lebaran akan bergerak stabil. Pasalnya, dilihat dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia di Bulog adalah sebesar 468 ribu ton.

    Baca Juga

    Tebang Tiga Mangrove, Pria Miskin Dibui Dua Tahun & Denda Rp2 M