"Kasus Pajak Sidoarjo Pengalihan Kasus Hambalang"

|

Proyek sport center Hambalang

JAKARTA - Penangkapan terhadap Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sidoarjo Selatan, Jawa Timur, Tomy Hindratno bagian dari pengalihan isu dugaan korupsi pembangunan sport center di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Hal itu dikatakan oleh Pakar Hukum Pidana, Yenti Garnasih saat diskusi "Kenapa pejabat pajak kelas teri ditangkap tapi pejabat dan penyuap kakap dibiarkan gentayangan di Istana" di Rumah Perubahan, Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2012).

"Kasus Tomy jangan dijadikan pengalihan isu besar, padahal KPK punya kasus yang besar. Saya rasa sangat aneh saja melenceng kemana-mana, agak mengambangkan kasus Hambalang dan tidak tuntas," kata Yenti.

Kata Yenti, tanah untuk pembangunan sport center di Hambalang tidak mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal itu bisa masuk pidana.

"Ada dua jalur, periwayatan tanah tidak ada IMB-nya dalam pidana bisa dihukum dan dibantu oleh yang Maha Kuasa ambles, serta penurunan anggaran dan penyaluran anggaran. Sudah memunculkan orang yang tersangka," tambahnya.

Yenti pun mengkritiki penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang yang menurutnya bisa berbuat banyak menangani kasus Hambalang.

"Penyidik KPK-nya bisa apa tidak, seharusnya minta penyidik dari luar. Minta bantuan kepada mantan penyidik yang bagus, diperbantukan disana. Kalau mencetak sendiri tidak bisa karena ini kasus besar. Kalau perlu import penyidik, jangan fokus kepada komisionernya saja, penyidik juga perlu lihat kualitasnya," tutupnya. (trk)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bus Rosalia Indah Tabrak Rumah