Istri Simpan Dolar, Kekayaan Ahok Naik Jadi Rp12,4 M

|

Jokowi-Ahok (Foto: Heru/Okezone)

Istri Simpan Dolar, Kekayaan Ahok Naik Jadi Rp12,4 M

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan verifikasi harta kekayaan salah satu calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok).

Berdasarkan hasil verifikasi, total kekayaan Ahok berjumlah Rp12,4 miliar. Jumlah tersebut lebih besar dari yang dilaporkan pada 22 Maret 2012 lalu yakni senilai Rp12,2 miliar.

"Jadi ada kenaikan atau selisih sekitar Rp164 juta," ujar Ahok kepada wartawan dikediamannya, di Jalan Pluit Karang Indah 1, Blok P8 Utara, No.27, RT10/14, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2012).

Dikatakan pasangan dari Calon Gubernur DKI Joko Widodo ini, selisih jumlah kekayaannya itu lantaran ada beberapa yang belum dilaporkan.

"Tiap kali saya keluar negeri, istri saya nyimpan dolar-dolarnya itu lho. Jadi ada dolar Australia, US, Singapura, EURO, ringgit-ringgit Malaysia, Hongkong, jadi ada tambahan itu. Istri saya keluarkan tadi. Saya enggak tahu dia (istri) simpan itu di dompetnya," imbuhnya.

Kata dia, jika dirupiahkan total Dolar yang baru tadi di laporkan bernilai sekira Rp50 juta. "Harta tidak bergerak juga, dikumpulin banyak juga ternyata, termasuk NJOP, dari laporan kami Maret lalu kan Rp8,8 miliar (harta tak bergerak). Lalu diklarifikasi ternyata Rp9,2 miliar," pungkasnya.

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    Tak Dilibatkan Bahas UU MD3, DPD Ngambek