Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tolak Beri Uang, Herman Ditikam Preman

Muhammad Nur , Jurnalis-Senin, 18 Juni 2012 |02:03 WIB
Tolak Beri Uang, Herman Ditikam Preman
Ilustrasi
A
A
A

MAKASSAR - Seorang pemuda, Herman ditikam oleh preman lantaran menolak memberikan uang yang diminta pelaku. Pelaku yang diketahui Anto sempat dihajar massa sebelum akhirnya bisa diselamatkan oleh polisi.

Sementara itu, korban warga Jalan Urip Sumoharjo langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

Warga semakin kesal setelah mengetahui jika pelaku dalam keadaan mabuk. Aksi massa berhasil diredam setelah pelaku dilarikan ke pos keamanan kampung sebelum dibawa ke kantor polisi setempat.
 
Penikaman terhadap korban berawal saat pelaku bersama temannya sedang mengendarai motor di Jalan Urip Sumoharjo. Tiba-tiba, pelaku dalam keadaan mabuk akibat pengaruh minuman keras menghampiri Herman dan Andy sambil meminta uang.

Herman menolak. Pelaku kemudian menyerang korban dengan senjata tajam jenis badik. Korban langsung terjatuh karena mengalami luka robek di bagian perut setelah ditikam dengan badik.

Pelaku langsung melarikan diri usai melakukan aksinya. Namun, rekan korban yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar pelaku. Setelah tertangkap, rekan korban menganiaya pelaku hingga mengalami luka robek di kepala.
 
Kepada polisi, pelaku membantah telah menikam korban. Apalagi barang bukti badik yang digunakan pelaku tidak ditemukan. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Panakkukang untuk proses lebih lanjut. Bila terbukti, pelaku bisa dijerat pasal 351 dengan ancaman penjara di atas lima tahun penjara.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement