Bentrok di Batam Dipicu Rebutan Lahan

|

Ilustrasi

Bentrok di Batam Dipicu Rebutan Lahan

BATAM - Bentrokan dua kelompok massa di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), sore tadi terkait persoalan lahan PT Hyundai Engineering seluas 3,5 hektare di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar. Keduanya mengklaim sebagai pemegang lahan.

Kapolda Kepri, Brigjen Yotche Mende, menjelaskan, dua kubu terlibat bentrok yakni dari organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila (PP) di bawah pimpinan Tony, dengan kelompok pemuda Flores di bawah pimpinan Basri.

"Ini masalahnya persoalan lahan di Kecamatan Batu Ampar. Berdasarkan putusan, lahan itu dimenangkan kelompok Basri, tapi kubu yang satu tidak bisa menerima. Sehingga terjadi penyerangan," ujar Yotche di Batam, Senin (18/6/2012).

Akibat penyerangan di Hotel Planet Holiday, 11 orang mengalami luka bacokan, tiga diantaranya kritis. Namun, satu dari tiga orang yang kritis dari kelompok Tonny, akhirnya meninggal.

Berdasarkan informasi, kelompok Basri bekerja di hotel tersebut sebagai penjaga keamanan. "Status Siaga I, kita lakukan antisipasi agar tidak terjadi bentrok susulan," terang Kapolda.

Berdasarkan pantauan, petugas kepolisian bersenjata lengkap berjaga di lokasi bentrokan. Kota Batam sempat mencekam saat bentrokan terjadi. Pasalnya kedua kelompok saling serang dengan menggunakan senjata tajam, seperti golok dan panah.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemulung Tewas Tertimpa Pohon di Bekasi