Suu Kyi Banjir Penghargaan

|

Suu Kyi saat di Norwegia (Foto: AFP)

Suu Kyi Banjir Penghargaan

OSLO - Tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi menarik banyak perhatian saat melakukan kunjungan ke Norwegia. Lewat perjalanannya ini, Suu Kyi menerima penghargaan yang seharusnya diterimanya secara langsung sejak dulu.

Suu Kyi menerima penghargaan Nobel Perdamaian yang diterimanya pada 1991 silam. Tetapi pada saat itu, dirinya tidak bisa menerima secara langsung karena menjalani tahanan rumah.

Minggu 17 Juni kemarin, Suu Kyi akhirnya berhasil memberikan pidato pertamanya di depan Komite Nobel di Oslo. Suu Kyi menceritakan pengalamannya ketika masih berada dalam tahanan. Perempuan berusia 66 tahun itu mengatakan, ketika berada dalam ruang isolasi, setiap orang menjadi sosok pemimpin moral.

Usai Norwegia, Suu Kyi juga akan menghadiri penyerahan penghargaan dari Amnesty International Ambassador of Conscience of Award. Penghargaan ini akan diberikan oleh musisi Bono di Dublin, Irlandia. Demikian diberitakan, RTE, Senin (18/6/2012).

Dijadwalkan, Suu Kyi akan melakukan pertemuan dengan Presifnen Higgins di Aras an Uachtarain. Ribuan warga diperkirakan akan menyambut Suu Kyi di Grand Canal Plaza, Dublin.

Di tempat ini pula, Suu Kyi akan mendapatkan penghargaan Freedom of the City, yang sebelumnya diterimanya pada 2000 lalu. Tetapi saat itu Suu Kyi masih belum diperbolehkan melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kunjungan ke luar negeri ini merupakan yang pertama kali dilakukan Suu Kyi selama 24 tahun. Baru bulan lalu, Suu Kyi merasa yakin bahwa dirinya diizinkan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    DPD : Revisi UU MD3 Hanya Kepentingan KMP dan KIH