Aparatur Penegak Hukum Perlu Dukungan untuk Tingkatkan Kinerja

|

Foto: Okezone

Aparatur Penegak Hukum Perlu Dukungan untuk Tingkatkan Kinerja

JAKARTA – Jaksa Agung Basrief Arief menanggapi dingin soal tangapan miring dari masyarakat yang mengatakan penegakan hukum di Indonesia belum terwujud.

 

"Ada atau tidak ada harapan pada penegakan hukum di Indonesia itu terletak dari sudut pandang di mana kita melihatnya," kata Basrief dalam kuliah umum bertema “Penegakan Hukum di Indonesia, Antara Hukum dan Fakta” di Universitas Al Azhar Indonesia, Selasa (19/6/2012).

Bagi orang yang pesimis dengan penegakan hukum, maka masa depan penegakan hukum akan menjadi suram.

"Sementara bagi yang optimistis, maka masa depan penegakan hukum kita adalah terang walaupun untuk mencapainya kita harus bekerja keras," jelasnya.

Dia tidak memungkiri adanya kesalahan-kesalahan di tubuh Kejaksaan Agung, selaku salah satu lembaga penegakan hukum.

Dikatakannya, harapan pembenahan penegakan hukum selalu ada. Pengadilan dan peradilan dapat diperbaiki dengan cara, pertama, harus jujur untuk mendiagnosis kesalahan dengan sistem yang ada. Kedua, harus bekerja sama untuk memperbaiki kesalahan yang telah diidentifikasi.

"Ketiga, harus ada dukungan penuh dan tulus kepada penegak dan penegakan hukum kita, baik politis, ekonomis, sosial dan semua jenis dukungan. Keempat, peningkatan aparatur penegak hukum sehingga menciptakan penegakan hukum yang memiliki integritas, bermartabat dan kebanggan," ungkapnya.

Terpenting, lanjut Basrief, harapan penegakan hukum di Indonesia itu tetap ada.

"Masih ada harapan untuk penegakan hukum, tapi kita harus bekerja keras dengan cerdas," tukasnya.

Dalam kuliah umum yang digelar di Universitas Al-azhar Indonesia ini, Basrief menyampaikan gambaran penegakan hukum di Indonesia yang ada selama ini dan problematika yang dihadapi selama ini.

(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    UGM Pasang Alat Deteksi Longsor di Banjarnegara