E-Complaint Tampung Keluhan Mahasiswa UB

|

Foto : Sosialisasi E-Complaint UB/UB

E-Complaint Tampung Keluhan Mahasiswa UB

JAKARTA - Universitas Brawijaya (UB), Malang, kini memiliki fasilitas online untuk menampung berbagai keluhan segenap civitas academica UB. Sebelumnya, dilakukan sosialisasi E-Complaint yang diikuti oleh dekan hingga kepala bagian di lingkungan UB.

"Dalam waktu dekat ini, e-complaint akan dikembangakan melalui SMS, call center, dan website. Selain itu keluhan-keluhan juga bisa disampaikan melalui surat ataupun loket," kata ketua Pusat, Informasi, Dokumentasi, dan Keluhan (PIDK) UB, Tjahjanulin Domai, seperti disitat dari laman UB, Jumat (22/6/2012).

Keluhan-keluhan yang masuk melalui SMS, call center, website, surat ataupun loket akan diterima oleh PIDK. Kemudian akan meneruskan keluhan-keluhan tersebut kepada pihak yang bertanggungjawab, seperti Rektor, Pembantu Rektor (PR) I, PR III, ataupun melalui kepala bagian.

Perwakilan bagian kepegawaian Wiyata mengungkap, rentang waktu dari keluhan diterima hingga akhirnya mendapat jawaban dari stakeholder terkait adalah sekira empat hari. "Dalam jangka waktu empat hari stakeholder yang mengirimkan keluhan akan mendapatkan jawaban dari pihak-pihak yang bertanggungjawab. Misalnya, jika ada stakeholder yang mengeluhkan tentang akademik, maka dalam waktu empat hari dia sudah mendapatkan jawaban dari PR I yang bertanggungjawab dalam masalah akademik," katanya menjelaskan.

Wiyata menambah, dalam pengembangan sistem e-complaint ini, PIDK akan dibantu oleh Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Informasi (PPTI) dalam penyusunan sistem aplikasi yang akan digunakan.

Ketua PPTI UB Raden Arief Setyawan berkata, dari keluhan-keluhan yang masuk nanti akan dibuatkan statistik, seperti statistik informasi keluhan, statistik status keluhan unit kerja, serta daftar status dan keluhan. "Jadi melalui statistik itu bisa kita lihat, unit mana yang paling banyak menerima keluhan dari stakeholder dan jenis keluhan yang dikirimkan," tutur Arief.

Sementara itu, PR II Bidang Administrasi dan Keuangan UB Warkum Sumitro memaparkan, pengembangan sistem e-complaint bisa segera mengelola kritik dan opini yang berguna bagi pembangunan institusi UB ke depan.(mrg)

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Penghina Jokowi Sudah Tanda Tangani Surat Penangguhan Penahanan