67 Persen Kekayaan Alam Desa Dikuasai Asing

|

Ilustrasi (Foto: okezone)

67 Persen Kekayaan Alam Desa Dikuasai Asing

JAKARTA - Tidak adanya kewenangan khusus atau otonomi desa membuat pihak asing dengan mudah masuk ke desa. Bahkan sebanyak 67 persen kekayaan alam dari unsur air mineral sudah dikuasai oleh pihak asing.

"Sekarang saja sudah dimanfaatkan dengan adanya desa tidak dikasih kewenangan. Saat ini 67 persen sumber mata air yang mengalir dari pegunungan di pedesaan dikuasai PT Danone Indonesia milik orang Perancis," jelas Ketua Umum Parade Nusantara, Sudir Santoso, di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Menurut Sudir, hal ini terjadi karena adanya konsensi dari supra desa, yaitu mereka yang duduk sebagai bupati, wali kota, gubernur dan presiden. "Desa tidak diberi kewenangan maka dia tidak berhak menolak. Kalau terus dibiarkan apa iya 10 sampai 20 tahun mendatang anak cucu kita kalau minum air dari desanya sendiri harus beli dari orang asing," paparnya.

Sementara itu, lanjutnya, tidak adanya hak dan kewenangan bagi desa membuat pasar- pasar tradisional di desa, khususnya pulau Jawa, menjadi lesu dan gulung tikar. Hal ini disebabkan maraknya toko-toko modern, seperti Hypermart, Indomart dan Alfamart.

"Semuanya masuk ke daerah, kenapa itu dibiarkan karena desa tidak punya hak menolak. Bukan rahasia umum ketika bupati dan wali kota tanda tangan satu IMB mendapat Rp50 juta. Dia tutup mata dan telinga yang penting uang masuk. Perkara rakyatnya mati, peduli setan yang penting bisa kembalikan uang saat pencalonan lalu dan kembali mencalonkan," simpulnya.

Oleh karena itu, Parade Nusantara mendorong pembuatan Rancangan Undang-Undang Desa. Sebenarnya, diakui Sudir, desa itu memerlukan tiga hal, antara lain kewajiban hak dan kewenangan. "Selama ini hanya diberi kewajiban tanpa hak dan kewenangan," pungkasnya.

(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kejagung Jangan Terjebak Euforia Pemberantasan Korupsi