Dicekal KPK, Bertha Akui Dekat dengan Nazaruddin

|

Nazaruddin (Foto: Dok Okezone)

Dicekal KPK, Bertha Akui Dekat dengan Nazaruddin

JAKARTA - Bertha Herawati, fungsionaris Partai Demokrat yang diduga terlibat dalam upaya pelarian Neneng Sri Wahyuni, mengaku kenal dekat dengan M Nazarudin dan keluarga besarnya.

"Saya memang mengenal Neneng Sri Wahyuni dengan baik, sejak 5 tahun lalu, melalui Nazaruddin yang telah lebih dulu saya kenal sebagai klien saya. Hubungan saya dengan Nazaruddin dan Neneng cukup dekat," kata Berta dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/06/2012).

Sebagai notaris, Bertha mengaku sering diajak konsultasi oleh Nazarudin dan Neneng, khususnya saat mereka hendak melakukan pembelian aset atau mendirikan perusahaan baru. Namun, tidak semuanya ditangani oleh Bertha. "Malah lebih banyak memakai jasa notaris & PPAT lain.  Hubungan kami lebih condong kepada persahabatan, bukan lagi antara notaris dengan klien," jelasnya.

Kendati mengaku kenal dekat, Bertha tidak sepenuhnya mengetahui apa pekerjaan dan aktivitas Nazarudin sehari-hari. Bahkan, Bertha juga mengaku kaget saat mengetahui Nazar dan istrinya terlibat kasus korupsi.

"Selama saya berhubungan dengan mereka, saya tidak pernah mengetahui apa sebenarnya jenis pekerjaan atau proyek-proyek yang mereka kerjakan, karena mereka tidak pernah membahas atau menceritakan urusan proyek kepada saya. Saya pun sangat kaget ketika kasus mereka muncul sejak tertangkapnya Rosalina Manullang," ungkapnya.

Selain itu, Bertha juga mengaku sempat mengunjungi Nazar di Singapura, pada saat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut menjadi buron.

"Selama Nazaruddin buron, saya tidak pernah tahu di mana beliau berada. Saya hanya tahu sebatas ketika beliau masih di Singapura, bahkan saya pernah menemui beliau di sana, juga ada Neneng. Ketika Neneng telah menjadi buronan pun, saya tidak pernah tahu di mana beliau bersembunyi. Tapi dari media saya tahu bahwa beliau ada di Malaysia," paparnya.

Sebelumnya, pada Rabu lalu KPK melakukan pemanggilan kepada Bertha. Dia dimintai keterangan sebagai saksi untuk warga negara Malaysia, Mohamad Hasan bin Khusi Mohamad yang menjadi tersangka karena mengawal Neneng Sri Wahyuni pulang ke Tanah Air. Namun, dia tidak memenuhi panggilan KPK tersebut. Tak lama kemudian, KPK mengajukan permohonan pencekalan Bertha ke Imigrasi. (ful)

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemotor Tewas Terlindas Truk di Kelapa Gading