Jokowi: Pancasila Bukan Diomongkan

Minggu, 24 Juni 2012 06:00 wib | Mustholih - Okezone

Jokowi: Pancasila Bukan Diomongkan (Tri Kurniawan/Okezone) JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau lebih dikenal Jokowi, menyebut pasar tradisional punya peran dalam membangun ketahanan ekonomi nasional. 
 
Menurut Jokowi, jika Indonesia berkeinginan punya ekonomi nasional yang kuat, pemerintah harus betul-betul memperhatikan keberadaan pasar tradisional.
 
"Jangan digusur semena-mena," kata Jokowi dalam orasinya di malam kebudayaan bertajuk Bulan Bung Karno di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6/2012).
 
Jokowi mengatakan Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar jika memenuhi tiga syarat yang pernah digariskan Bapak Bangsa, Bung Karno; berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya, dan berdikari di bidang ekonomi.
 
Menurut Jokowi, pasar tradisional merupakan wujud nyata ketahanan Indonesia di bidang ekonomi. "Kenapa saya selalu pergi ke pasar-pasar tradisional, karena berdikari dalam ekonomi itulah realitas pasar tradisional kita," terang Jokowi.
 
Jokowi menyebut ekonomi Indonesia sudah melenceng jauh dari cita-cita kerakyatan. Seharusnya, kata Jokowi, Indonesia harus berpegang pada Pancasila, sebagai ideologi negara.
 
"Pancasila bukan diomongkan, tapi dilaksanakan sebagai lifestyle kita. Kita tidak ingin bicara Pancasila, tapi karakter kita, kepribadian, dan ekonomi kita bukan mengacu pada Pancasila," ungkap Jokowi.
(abe)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »