Hilangnya Penulis Buku Lapindo Diduga Terkait Judicial Review

|

(Foto:Iman Herdiana/okezone)

Hilangnya Penulis Buku Lapindo Diduga Terkait Judicial Review

JAKARTA- Kuasa hukum Ali Azhar Akbar, penulis buku Lapindo File Konspirasi SBY-Bakrie, M Taufik Budiman berkeyakinan hilangnya Ali berkaitan dengan judicial review yang menggugat pasal 18 UU APBN 2012 tentang penggunaan keuangan negara yang menggelontorkan uang ke korban lumpur Lapindo.

"Hilangnya Ali kami yakin ada kaitannya dengan judicial review ke MK yang dilakukan klien kami," kata Taufik  dalam jumpa persnya di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012).

Menurut Taufik, penggunaan keuangan negara (APBN) dalam kasus lumpur Lapindo telah mengaburkan dan menjukirbalikan logika hukum terkait, siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas terjadinya semburan panas lumpur di Porong, Sidoarjo pada 29 Mei 2006.

" Logika hukum yang seharusnya digunakan dalam kejadian tersebut adalah terjadinya semburan lumpur panas tersebut merupakan terjadinya gempa bumi atau bencana lainnya," paparnya.

Namun, kasus lumpur sidoarjo tersebut disebabkan akibat kesalahan pihak operator dalam hal ini PT Lapindo Brantas dalam melaksanakan pengeboran. Oleh karena itu, seluruh proses pemulihan dan perbaikan atas kondisi tersebut termasuk memberikan konpensasi yang layak kepada masyarakat adalah tanggung jawab PT Lapindo Brantas.

"Kami menyayangkan adanya tindakan di luar koridor hukum terhadap klien kami, khususnya terkait dengan proses judicial review dan pengungkapan secara tuntas kasus Lapindo, mengingat klien kami juga mempunyai data-data otentik terkait kasus tersebut, kami meminta Polri untuk mengambil tindakan hukum terkait masalah ini" pungkas Taufik.

(ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    John Kerry Meminta Masjidil Aqsa Dibuka