Mabes Polri: Mako Tabuni Curi Senjata Api Polisi

Selasa, 26 Juni 2012 19:46 wib | Susi Fatimah - Okezone

Boy Rafli (Foto: Dok Okezone) Boy Rafli (Foto: Dok Okezone) JAKARTA - Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mako Tabuni tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Jayapura, karena mengalami dua luka tembak di bagian paha dan pinggang.
 
Dia ditangkap petugas Kepolisian di lantai IV Rusunawa Perumnas III, Waena, Abepura, pada Kamis 14 Juni 2012 lalu. Dia ditembak karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Petugas juga mendapati senjata api di tubuh korban.
 
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Boy Rafly Amar membeberkan bahwa senjata api yang dimiliki oleh Mako Tabuni merupakan hasil pencurian.
 
"Informasi bahwa senjata api yang digunakan oleh Mako Tabuni yaitu revoler. Itu adalah senjata api yang dicuri milik anggota Polri," ujar Boy di Mabes Polri Jakarta, Selasa (26/6/2012).
 
Lebih lanjut, Boy menjelaskan bahwa pencurian senjata api milik anggota Polri tersebut terjadi pada 2010 di Waena. Hal itu diketahui setelah dibukanya file senjata api milik Polda Papua dan dicocokan dengan nomor senjata yang dicuri oleh Mako Tabuni.
 
"Hasil nomor senjata yang ada dengan file yang ada itu cocok. Ini salah satu senjata api yang dicuri di perumahan miliki oleh anggota Polri," katanya.
(ful)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »