Polisi Terjunkan Tim Khusus Pemukulan Mantan Gubernur Aceh

Ilustrasi penganiayaan (Foto: Agung/okezone)

Polisi Terjunkan Tim Khusus Pemukulan Mantan Gubernur Aceh
BANDA ACEH - Polda Aceh membentuk tim khusus untuk mengusut tiga kasus yang terjadi menjelang dan paska pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Zaini Abdullah-Muzakir Manaf.

Kasus itu adalah penggranatan rumah bekas Menteri Pertahan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Zakaria Saman, pemukulan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Banda Aceh, dan penembakan terhadap Satgas Partai Aceh di Aceh Besar.

"Tim sudah terbentuk. Tim yang diterjunkan sinergitas, ada dari Inafis, laboratorium forensik, dan penegak hukum," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Gustav Leo, kepada wartawan di Mapolresta Banda Aceh, Selasa (26/6/2012).

"Semuanya mengevaluasi progress-nya. Setiap hari mereka harus dilaporkan untuk pengembangan pengungkapan kasus," tambah dia.

Anggota tim itu bukan hanya dari Polda Aceh, namun melibatkan personel Polresta Banda Aceh, serta bantuan operasional dari Mabes Polri.

Terkait aksi penembakan yang menimpa dua kader Partai Aceh, Nurdin dan Raja Muda, di kawasan Jurong Peujeura, Lambaro, Aceh Besar, pada Senin 25 Juni 2012 malam, polisi masih mendata saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

Sejauh ini polisi sudah menyita satu magasin senjata laras panjang dan 22 butir peluru SS1 dan M-16 di lokasi kejadian. Sebutir selongsong peluru juga ikut diamankan bersama mobil Opel Blazer berlogo Partai Aceh yang dikendarai korban.

Gustav menjelaskan magasin , peluru, dan selongsong itu segera dibawa ke Labfor Polda Sumatera Utara di Medan untuk diperiksa jenis senjata yang digunakan pelaku. Pelaku diduga dua orang menggunakan sepeda motor saat beraksi.

Begitu juga halnya dengan kasus penggranatan rumah Zakaria Saman di Kompleks Villa Citra Lestari, Lampinueng, Banda Aceh, Senin 25 Juni 2012 dinihari. Serpihan-sepihan granat akan dikirim juga ke Labfor.
(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Usai Bertemu Ahok, Buruh Ngotot UMP Naik 30%