Empat Robot ITS Siap Unjuk Gigi di KRN

|

Foto : ITS

Empat Robot ITS Siap Unjuk Gigi di KRN

JAKARTA - Pelaksanaan Kontes Robot Nasional (KRN) 2012 di Institut Teknologi Bandung (ITB) tinggal menghitung hari. Jelang detik-detik terakhir, semua peserta dari berbagai universitas pun sibuk memastikan para serdadu mereka siap bertarung.

Para ajudan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, yakni Ar Ramadhan, Hurofu, RI-NHO, dan V-You memastikan diri siap berlaga di ajang bergensi tersebut. Keempat robot ITS ini terbagi dalam dua kategori, yakni kategori Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI).

Ar Ramadhan merupakan perwakilan ITS untuk KRCI beroda, sementara Hurofu untuk KRCI Robo Soccer Humanoid League (RSHL). Meski tahun ini hanya meloloskan dua tim di kategori KRCI, tim ITS tetap optimistis mampu meraih prestasi. Ketua tim KRCI beroda ITS Rully Muhammad Iqbal mengaku, terdapat beberapa peningkatan yang diberikan kepada robot andalannya tersebut. ''Ar Ramadhan dapat menemukan titik api lebih cepat. Waktu tempuhnya untuk kembali pada posisi awal juga lebih cepat," ujar Rully, seperti dikutip dari ITS Online, Rabu (27/6/2012).

Sementara untuk Hurofu juga telah dilakukan pengembangan. Hurofo kini memiliki kualitas tendangan layaknya atlet handal Lionel Messi atau Christiano Ronaldo. Bola langsung ditendang menuju gawang saat sensor pancaran ditangkap. Menurut tim RSHL, peningkatan kemampuan Hurofu tersebut karena adanya perbaikan yang intensif terhadap algoritma dalam sistem Hurofu. Meski demikian, tim Hurofu masih akan melakukan perbaikan terhadap Hurofu, di antaranya mengganti kamera yang dapat menangkap sensor dari jarak yang lebih jauh.

Untuk kategori KRSI, V-You ITS sudah tidak sabar untuk segera melenggak-lenggok di auditorium Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), ITB. Menurut ketua tim kontingen ITS kategori KRSI, Hablul Bari, sudah dilakukan pengembangan terhadap V-You. ''Sekarang, gerakan V-You jauh lebih halus,'' kata Hablul.

Sementara itu, dosen pembimbing kontingen KRI ITS Rudy Dikairono mengaku, tidak melakukan perubahan besar sejak babak penyisihan terhadap RI-NHO. Sebab, robot tersebut telah menunjukkan performa yang baik sejak babak penyisihan. ''Kami hanya mempercepat gerakan RI-NHO,'' ungkap Rudy.(mrg)

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Janda Diperas Gara-Gara Foto Bugil di Facebook