KPUD & Panwaslu DKI Didesak Tuntaskan Kisruh DPT

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

KPUD & Panwaslu DKI Didesak Tuntaskan Kisruh DPT

JAKARTA - Aliansi Mahasiswa Jakarta (Amjak) berunjuk rasa di Gedung KPUD DKI Jakarta dan Panwaslu DKI Jakarta. Mereka menuntut KPUD dan Panwaslu menuntaskan kisruh dalam kasus Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebelum Pilgub DKI Jakarta digelar.

 

“Pemilihan Umum Kepala Daerah sudah memasuki tahapan kampanye, namun pada kenyataannya proses Pemilukada sendiri masih dihantui berbagai permasalahan yang dalam waktu sekejap akan menjadi bom waktu demokrasi yang akan terus berdetak, jika dibiarkan tanpa ada penyelesaian dari pihak-pihak yang terkait,” terang Koordinator Lapangan Amjak,  Wiwit Susanto di Jakarta, Kamis (28/6/2012).

 

Wiwit menjelaskan, tercatat, sejumlah permasalahan mendasar kerap masih menghantui proses Pemilukada. Kekisruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga kini masih belum tuntas.

 

Setidaknya ratusan ribu nama ganda atau bisa disebut suara siluman menjadi persoalan. Keterlibatan aparat dari Pemprov DKI, Kota, Kecamatan, Kelurahan bahkan RW dan RT pun patut disesalkan.

 

Persoalan mengenai adanya penggelembungan APBD Jakarta untuk bantuan sosial lanjut Wiwit, tahun ini anggarannya mencapai Rp1,3 triliun.

 

Hal ini kata Wiwit, sebenarnya sudah dilaporkan Indonesian Corruption Watch (ICW) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Alokasi dana hibah dan Bansos jauh sebelum pilkada relatif kecil, namun saat mendekati pilkada mendadak melonjak tinggi dari Rp800 miliar pada 2011 ke Rp 1,3 triliun pada 2012, ini sangat rentan terhadap penyelewengan penggunaan dana tersebut,” bebernya.

 

Dia pun mendesak KPK menindaklanjuti laporan dari ICW dan mengusut penggelembungan dana APBD Jakarta terkait dengan bantuan sosial tersebut.

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    Rindu Istri, Pria di China Kenakan Pakaian Perempuan