Sawer KPK, Siswa SD Berharap Bisa Sekolah Gratis

Jum'at, 29 Juni 2012 13:19 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

Ilustrasi (Foto: okezone) Ilustrasi (Foto: okezone) JAKARTA - Setelah mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Fahmi Idris, dan Ketua Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak), Fadjroel Rahman, kini giliran siswa Sekolah Dasar (SD) Darurat Kartini yang berlokasi di bawah tol Tanjung Priok ikut saweran untuk pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Puluhan siswa SD Darurat Kartini beserta Kepala Sekolahnya, Rossi mendatangi gedung KPK membawa ember penuh dengan uang koin yang terkumpul hingga mencapai Rp466.700. Para siswa terlihat antusias mengumpulkan uang hanya dalam waktu semalam.

"Iyah dari semalam mereka sudah ribut, ibu kita sumbang buat gedung KPK dong, tapi duitnya mana?, lalu anak-anak bilang kita kumpulkan aja uang koin," jelas Rossi kepada wartawan, di Gedung KPK, HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (29/6/2012).

Dwi salah satu siswi sekolah tersebut juga menjelaskan alasannya mengumpulkan sumbangan ke posko penggalangan gedung KPK hanya untuk memberantas para koruptor, agar uangnya bisa untuk membangun sekolah dan teman-temannya bisa bersekolah geratis.

"Yang saya tahu kalo KPK tuh untuk memberantas para koruptor jadi uang koin yang kita kumpulkan untuk membantu KPK buat gedung baru biar makin banyak koruptor ditangkep, terus aku sama temen-temen bisa sekolah gratis," simpulnya. (crl)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »