Rektor Undip Main Wayang

|

Rektor Undip Sudharto P Hadi (Foto: dok. Undip)

Rektor Undip Main Wayang

JAKARTA - Peran pemimpin tentu sehari-hari sudah dilakoni seorang rektor. Namun, bagaimana jadinya jika rektor berperan sebagai tokoh wayang?

Peran inilah yang akan dilakoni oleh Rektor Universitas Diponegoro Sudharto P Hadi, Jumat (29/6/2012) nanti malam, dalam pementasan wayang orang besutan Paguyuban Wayang Orang Ngesti Pandowo dengan Dharma Wanita Persatuan Undip. Ketua Dharma Wanita Persatuan Undip Aniek Sudharto bertutur, pementasan wayang orang itu merupakan salah satu cara menyambut Dies Natalis Undip ke-55. Selain itu, pihak penyelenggara pementasan berharap, kegiatan ini dapat memperkenalkan budaya Jawa (nguri-uri) di kalangan anak muda.

Menurut Aniek, banyak nilai, ajaran, dan falsafah Jawa yang baik. Sayangnya, hal itu tidak banyak dikenal, dikenal, dan dipraktikkan. "Padahal, bila nilai-nilai Jawa tersebut dipraktikkan, akan menciptakan harmonisasi dan keselarasan hidup yang lebih baik," kata Aniek, Jumat (29/6/2012).

Selain rektor yang akan memerankan tokoh Prabu Durdoyono, beberapa pimpinan Undip juga akan ambil bagian dalam lakon bertajuk "Lesmono Wuyung" tersebut. Pembantu Rektor III Undip misalnya, akan berperan sebagai Prabu Dursosono, dan dekan Fakultas Ilmu Budaya Undip akan melakonkan peran Kartomarino.  Aniek pun akan memerankan tokoh Puti Banowati.

Tidak hanya itu, Yati pesek dan Marwoto didapuk sebagai bintang tamu. Selama dua jam, mereka dan ke-50 aktor wayang orang lainnya akan berkolaborasi menyuguhkan pertunjukan apik di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang. Menurut Atiek, pemilihan kedua bintang tamu tidak sembarangan. Keduanya dinilai memiliki kemampuan dan kepiawaian dalam berlakon di wayang orang.

"Popularitas keduanya pun baik. Kami berharap, kehadiran keduanya akan dapat menghidupkan pementasan dengan tampilan humor yang kocak," imbuhnya.

(rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    KPK Janji Tindaklanjuti Permintaan Ahok soal LHKPN