Panwaslu Persoalkan Dugaan Kampanye di Program Komedi TV

Ilustrasi

Panwaslu Persoalkan Dugaan Kampanye di Program Komedi TV
DEPOK – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta menerima laporan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jakarta terkait tayangan komedi di salah satu televisi swasta beberapa hari lalu.

Televisi tersebut menanyangkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta yang berjargon Senyum Jakarta yang terdiri dari pengobatan gratis, naik Trans Jakarta gratis, ke Ragunan gratis. Namun dalam tayangan tersebut diakhiri dengan nyanyian yang berbau dukungan terhadap salah satu calon gubernur, yakni menggunakan lagu legenda Benyamin Suaeb dengan lirik “pilihlah yang berkumis aje, yang lain jangan dipikirin”.

“Pilih yang kumis aja, yang lain enggak usah dipikirin. Ini kan program Senyum Jakarta, kami menciumnya bau penggunaan fasilitas negara buat incumbent,” ujar Ketua Panwaslu Ramdhansyah kepada wartawan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Senin (02/07/12).

Ia menambahkan, politik uang ditengarai mudah dilakukan oleh calon–calon incumbent. Selain itu, kata dia, para PNS juga diuji netralitas birokrasinya. “Ke depan harus ada pembatasan dana kampanye, agar tak ada politik uang. Jangan ambil uangnya jangan pilih orangnya. Pasal 82 bisa dikualifikasi pasangan yang terbukti setelah berkekuatan hukum tetap oleh DPRD. Menuju TPS banyak serangan fajar, netralitas PNS juga dipertanyakan, banyak iklan pemerintah yang berbau pencitraan,” tandasnya.

Laporan KPID, lanjutnya, masih sebatas laporan awal dan belum ditemukan bukti dan saksi. Namun hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Panwaslu untuk menindaklanjutinya selama 14 hari maksimal. “Ini kesulitan kami, polisi dikasih waktu 120 hari, kami hanya dikasih waktu 14 hari maksimal, kami kan butuh SDM yang banyak juga terutama terkait politik uang,” tegasnya. (ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT
      Senin, 28 Juli 2014 11:48 WIB

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT
      Senin, 13 Januari 2014 19:38 WIB

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    • , : WIB

    • , : WIB

    • , : WIB

    • , : WIB

    • , : WIB

    • , : WIB

    • , : WIB

    • , : WIB

    Baca Juga

    Pimpinan DPR Kaji Perubahan Kementerian Jokowi