Seniman Tolak Penggalangan Dana untuk KPK

|

Seniman Tolak Penggalangan Dana untuk KPK

PASURUAN - Saat gegap gempita masyarakat menggalang dana untukĀ  pembangunan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), suara penolakan justru muncul dari seniman Pasuruan. Sejumlah keluarga seniman menyerukan agar masyarakat menghentikan penggalangan dana untuk gedung para pengadil koruptor.

Menurut keluarga seniman yang mempopulerkan lagu plesetan berjudul "Nyasarudin", Hari Widianto, KPK merupakan lembaga negara yang semestinya segala sesuatunya harus dibiayai pemerintah. Tidak sepatutnya, lembaga negara ini justru mendapat sokongan dana dari rakyatnya.

"Rakyat yang hidup dalam kesusahan tidak perlu menyumbangkan uangnya untuk pembangunan gedung negara. Rakyat sudah membayar pajak. Uang pajak inilah yang mestinya digunakan untuk membangun gedung negara," kata Hari, saat aksi penolakan koin untuk gedung KPK di Pasuruan, Selasa (3/7/2012).

Aksi keluarga seniman ini dimulai di alun-alun Kota Pasuruan. Dengan membawa berbagai poster penolakan pengumpulan koin, mereka bernyanyi dan membaca puisi tentang penolakan pengumpulan koin untuk KPK. Tidak itu saja, mereka juga membawa simbol-simbol material bangunan berupa batu dan bata merah.

"Kami menghimbau agar masyarakat Pasuruan tidak ikut-ikutan menyumbang koin dan material untuk pembangunan gedung KPK. Karena itu tindakan yang memalukan,"tambahnya.

Dikatakannya, pemerintah dan DPR sudah sepatutnya tanggap akan kebutuhan pembangunan gedung KPK. Sehingga pembangunan gedung pemberantas koruptor tersebut bisa segera terealisasi tanpa harus membebani rakyat.

"Kami menolak pengumpulan koin. KPK itu milik pemerintah kenapa rakyat harus susah-susah membantu. Rakyat sudah cukup memenuhi kewajibannya dengan membayar pajak," tegasnya.

Aksi penolakan penggalangan dana untuk pembangunan gedung KPK ini akan terus disuarakan sampai pemerintah dan DPR menyetujui pencairan dana tersebut. Pihaknya juga akan menghimbau masyarakat untuk menghentikan penggalangan dana yang tidak pada tempatnya tersebut. (trk)

(mbs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mensos Khofifah Buka Acara Puncak HKSN