KPK Isyaratkan Status Hambalang Naik ke Penyidikan

Rabu, 04 Juli 2012 04:21 wib | Mustholih - Okezone

Proyek Hambalang (Foto:Susi/okezone) Proyek Hambalang (Foto:Susi/okezone) JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menggelar pemeriksaan maraton terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui proyek pembangunan Sport Center Hambalang, Jawa Barat.

Juru bicara KPK Johan Budi, mengatakan, dalam sepekan ini orang-orang yang dulu sempat menjalani pemeriksaan soal Hambalang, akan diperiksa lagi terkait penyelidikan proyek yang belakangan diketahui menelan biaya Rp 2,7 triliun tersebut.

"Kami akan meminta keterangan lagi pada pihak-pihak yang (sebelumnya) telah dimintai keterangan," terang Johan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2012)

Hari ini, KPK berencana kembali memeriksa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Menurut Johan Budi, KPK perlu mendalami lagi keterangan pria yang sempat diperiksa pada Rabu pekan lalu. "Keterangan Anas di penyilidikan Hambalang belum selesai. Ini lanjutan dari kemarin," tegas Johan.

Proyek Hambalang diduga beraroma korupsi pertama kali dibeberkan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin. Di proyek tersebut, kata Nazar, terdapat kejanggalan pembangunan senilai lebih dari Rp 1,5 Triliun. Menurut Nazaruddin, Anas Urbaningrum terlibat, antara lain, di pengadaan sertifikat tanah Hambalang.

KPK seperti sedang diburu waktu untuk segera menuntaskan kasus Hambalang. Menurut Johan Budi, kejelasan apakah ada dugaan tindak pidana korupsi di proyek tersebut kemungkinan bakal segera diketahui. "Pekan depan akan gelar perkara terkait penyelidikan Hambalang," tutur Johan Budi.

Dalam gelar perkara tersebut, kata Johan Budi, KPK akan mempelajari apakah sudah mengantongi dua alat bukti untuk menaikkan status Hambalang menjadi penyidikan atau tidak.

"Kalau di gelar perkara, ditetapkan status penyidikan Hambalang, akan ada tersangka, kalau masih status penyelidikan, maka dipelajari lagi," terang Johan. (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »