Campursari Bisa Jadi Penawar Nyeri Saat Melahirkan

|

Ilustrasi : Corbis

Campursari Bisa Jadi Penawar Nyeri Saat Melahirkan

JAKARTA - Mendengarkan musik klasik sebagai penawar stres atau menurunkan ketegangan sudah umum dilakukan. Namun, tahu kah kamu jika Langgam Jawa salah satu genre musik keroncong dan saat ini banyak dinyanyikan dalam bentuk campursari ternyata dapat menjadi penawar rasa nyeri dan cemas bagi ibu yang akan melahirkan.

Hal ini terungkap dalam penelitian mahasiswa Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Alfia Safitri tentang “Perbandingan Manfaat Terapi Distraksi Musik Klasik Mozart dan Langgam Jawa terhadap Tingkat Nyeri dan Kecemasan pada Ibu Primipara di Puskesmas Mergangsan dan Jetis Yogyakarta.” Dalam penelitian yang dilakukan bersama teman-temannya itu, Alfia menemukan Langgam Jawa dapat menurunkan tingkat nyeri dan kecemasan yang dirasakan oleh ibu bersalin.

Alfia menuturkan, hampir 90 persen wanita mengalami nyeri saat proses persalinan. “Rasa nyeri dan kecemasan yang dirasakan oleh ibu melahirkan sangat penting diatasi untuk menghindari risiko negatif saat proses persalinan,” ungkap Alfia, seperti dikutip dari laman UMY, Rabu (4/7/2012).

Dalam penelitian tersebut, 41 ibu dengan kehamilan pertama (ibu primipara) yang akan melahirkan menjadi responden penelitian. Mereka pun terbagi dalam tiga perlakuan. Sebanyak 14 responden sebagai kelompok eksperimen pertama yang diberikan terapi teknik distraksi mendengarkan musik Mozart, 13 responden sebagai kelompok eksperimen kedua yang diberikan terapi teknik distraksi mendengarkan musik Langgam Jawa, serta 14 responden sebagai kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi teknik distraksi mendengarkan musik.

Berdasarkan hasil uji penelitian yang dilakukan Alfia dan kawan-kawan terbukti efektivitas Langgam Jawa lebih tinggi dibandingkan dua jenis perlakuan lainnya. Langgam Jawa, lanjutnya, sangat efektif menurunkan nyeri dan kecemasan dibandingkan kelompok mozart dan tanpa perlakuan. “Musik Langgam Jawa lebih efektif dalam menurunkan nyeri dan kecemasan ibu bersalin. Karena sebenarnya jenis musik dengan tempo yang sesuai dapat mempengaruhi sistem limbik yang memberikan efek emosi pada seseorang," tuturnya.

Langgam Jawa yang memiliki tempo 60, tambah Alfia, sesuai dengan pernyataan para pakar dan peneliti. "Menurut para peneliti, musik yang paling dianjurkan untuk terapi adalah musik atau lagu dengan tempo 60 ketukan per menit yang memberikan efek rileks,” imbuh Alfia.(mrg)

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    837 Kg Ganja Aceh Gagal Dikirim ke Jakarta